|

IDAI Imbau Orangtua Antisipasi Risiko Kesehatan Anak pada Libur Lebaran 2025

JAKARTA [BahteraJateng]- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau para orangtua antisipasi risiko kesehatan anak saat perjalanan libur Lebaran nyaman bagi seluruh anggota keluarga.

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, SubsKardio (K), risiko kesehatan dialami oleh anak selama arus mudik dan balik. Meliputi Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), dehidrasi, mabuk perjalanan, gangguan pencernaan, demam dan infeksi, ruam popok iritasi kulit.


⁠“Mudik bukan hanya soal sampai di kampung halaman, tapi juga tentang menjaga kesehatan dan kenyamanan anak selama prosesnya. Ini bagian dari tanggung jawab orangtua,” kata Dr Piprim, belum lama ini.

Dia melanjutkan, persiapan baik, risiko penyakit dan masalah kesehatan selama mudik diminimalisir sehingga perjalanan libur Lebaran dapat berlangsung lancar dan kesehatan anak tetap terjaga.


Oleh sebab itu, kata dia, periksa kesehatan anak dan lengkapi vaksinasi. Pastikan anak dalam kondisi sehat sebelum berangkat.

“Jika anak memiliki riwayat penyakit tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum perjalanan terutama jika anak memiliki isu kesehatan khusus dan bawa obat-obatan diperlukan. Pastikan juga anak telah mendapatkan vaksinasi diperlukan sesuai usianya,” kata dia.

Dia menyarankan, konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat jika gejala tanda penyakit muncul pada anak. Seperti lemas, rewel berlebihan, tidak nafsu makan atau sulit tidur.

Selain itu, kata dia, memastikan anak istirahat cukup sebelum dan saat di tempat tujuan. Anak-anak membutuhkan tidur cukup untuk menjaga sistem kekebalan tubuh mereka.

“Tidur cukup membantu tubuh memproduksi sitokin, protein melawan infeksi dan peradangan. Oleh karena itu, pastikan anak tidur cukup minimal 8-10 jam sebelum perjalanan mudik, serta saat tiba di tempa tujuan,” kata dia.

Dia melanjutkan, menghindari aktivitas berlebihan di hari pertama karena tubuh anak membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru seperti cuaca, suhu, udara, jam tidur setelah perjalanan panjang.

“Bawa makanan sehat dan cukupi asupan cairan,” kata dia.

Bawa kudapan sehat seperti buah-buahan, kacang-kacangan, roti gandum, serta protein hewani seperti telur,ayam, ikan, dan daging.

Hal ini bertujuan dapat menstabilkan kadar gula darah, memperbaiki jaringan tubuh dan memperkuat sistem imun, serta memberi rasa kenyang lebih lama, sehingga anak tidak mudah lapar selama perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *