|

Ita Resmikan Pondok Pesantren KH Sholeh Darat

SEMARANG[BahteraJateng] – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu meresmikan berdirinya lembaga pendidikan Pondok Pesantren KH Sholeh Darat di komplek NU Center Semarang yang berlokasi di Podorejo Ngaliyan Semarang, Minggu (28/1).

Peresmian pesantren yang dikelola Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA dan Anggota DPR RI Mochamad Herviano Widyatama.


Seusai prosesi pengguntingan pita mereka didampingi Ketua PWNU Jateng KH Drs Muhammad Muzamil, Rais Syuriyah PCNU Kota Semarang KH Hanief Ismail dan Ketua PCNU Anasom meninjau kamar santri atau ‘’gothakan’’ yang akan dipakai istirahat para santri.

Wali kota mengatakan NU Center di Podorejo Ngalian yang di dalamnya terdapat Pondok Pesantren KH Sholeh Darat, lembaga pendidikan Madrasah Aliyah, Masjid dan tempat manasik haji dan umrah berpotensi menjadi ikon baru wisata religi di Kota Semarang.



“Pemerintah Kota Semarang akan membantu secara maksimal terwujudnya ikon baru wisata religi ini, sehingga melengkapi ikon wisata religi yang sudah ada di kota ini. Kami akan membangunkan sarana penerangan dan drainase saluran air di sekitar pondok pesantren ini,” ujar Ita panggilan akrab wali kota.

Menurutnya, fasilitas drainase yang baik sangat dibutuhkan di lokasi ini, mengingat tipografi wilayah di sini berupa perbukitan yang kalau drainasenya tidak baik berpotensi menimbulkan kerusakan struktur bangunan yang sudah ada.

Ita dan Sekda Kota Iswar Aminuddin membaur bersama nahdliyyin menikmati 101 tumpeng sebagai puncak syukuran peringatan hari lahir (harlah) ke 101 NU menurut penanggalan tahun hijriyah.

Tampak hadir dalam tasyakuran itu sejumlah guru besar beberapa perguruan tinggi di Kota Semarang, di antaranya asrokolan Prof Dr Mudzakir Ali MA (Rektor Unwahas), Prof Dr Harnomo (Rektor Undip terpilih), Prof Dr Muslih Sabir, Prof Dr Musahadi, Prof Dr Yuyun Affandi, Prof Dr Ali Murtadlo, Prof Dr ikhrom, Prof Dr Abdul Rohman (UIN Walisongo)

Selain itu juga hadir sejumlah kiai di antaranya KH Ahmad Hadlor Ihsan, KH Muhyiddin, KH Said Al-Masyhad, KH Syamhudi, KH Mamnuhin, KH Moeslikhan, KH In’amuzzahidin, KH Ahmad Izzuddin, KH Adib Fathoni dan lainnya.

Suasana bertambah meriah dengan kehadiran ibu-ibu Muslimat NU, Fatayat, IPNU-IPPNU, Banser, Gerakan Pemuda Ansor, Pencak Silat Pagar Nusa, para pengurus MWC NU se-kota Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *