Jateng Alami Inflasi 1,94 Persen Pada April 2025
SEMARANG [BahteraJateng]- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Jawa Tengah mengalami inflasi tahunan pada April 2025 (Year on Year-YoY) sebesar 1,94 persen.
Plt Kepala BPS Jateng Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, inflasi bulanan tercatat 1,8 persen sedangkan inflasi tahun kalender sebesar 1,56 persen.

“Inflasi tersebut masih pada rentang target inflasi yang ditetapkan oleh pemerintah,” kata dia, via daring, belum lama ini.
Dia melanjutkan, andil inflasi terbesar disumbang oleh kenaikan harga emas perhiasan sebesar 0,40 persen. Kemudian minyak goreng sebesar 0,14 persen, kopi bubuk 0,13 persen, bahan bakar rumah tangga 0,12 persen, dan mobil 0,11 persen.

Sementara itu, komoditas yang mengerem inflasi atau deflasi adalah daging ayam ras -0,23 persen, tomat -0,08 persen, telepon seluler -0,05 persen, beras -0,05 persen, dan telur ayam ras -0,05 persen.
Sementara, dilihat dari wilayah cakupan indeks harga konsumen, inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Rembang yang mencapai 2,66 persen. Inflasi terendah terjadi di Kota Surakarta dengan 1,56 persen.

