Kebakaran di Aspol Semarang Utara
Sebanyak 15 rumah Asrama Polisi (Aspol) Semarang Utara di RT 02/RW 06, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, hangus terbakar, Sabtu (5/9) sore.(Foto. BahteraJateng/day)

Kebakaran di Aspol Semarang Utara, 15 Rumah Hangus Terbakar

SEMARANG[BahteraJateng] – Kebakaran hebat terjadi di Asrama Polisi (Aspol) Semarang Utara di RT 02/RW 06, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, sebanyak 15 rumah hangus terbakar pada Sabtu (5/9) sore.

Kebakaran tersebut berada di kawasan Kota Lama, tepatnya di belakang Kantor Satlantas Polrestabes Semarang. Belasan rumah yang berdiri berderet dan berhimpitan itu terbakar dalam satu kejadian.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 16.34 WIB, sejumlah petugas Damkar Kota Semarang masih melakukan proses pendinginan. Sisa bangunan yang terbakar tampak hangus, sementara aroma bekas kebakaran masih tercium di sekitar lokasi.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi, mengatakan kebakaran berdampak terhadap 15 unit asrama yang dihuni 12 kepala keluarga (KK).

“Peristiwa kebakaran itu berdampak kurang lebih 15 rumah dalam satu RT. Ada 12 KK yang terdampak kebakaran,” ujar Heri.

Heri memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni asrama yang terdampak berhasil dievakuasi.

Terkait penyebab kebakaran, polisi masih melakukan penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian, tetapi sumber api maupun penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan.

“Penyebab kebakaran hasil penyelidikan mungkin karena kelalaian, tapi kita belum tahu akibatnya karena apa. Kita masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Api juga tidak sampai merembet ke Kantor Satlantas Polrestabes Semarang yang berada di sebelah lokasi. Bangunan di sekitar asrama berhasil diamankan setelah petugas dan warga bergerak melakukan penanganan.

Heri mengatakan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB. Para penghuni asrama yang terdampak selanjutnya akan ditempatkan di lokasi pengungsian. Kebutuhan makan mereka akan dipenuhi melalui dapur umum.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 14.43 WIB.

Sebanyak enam armada pemadam kebakaran dengan 30 petugas dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Menurut Tantri, proses pemadaman tidak mengalami kendala berarti karena terdapat sejumlah hidran di sekitar kawasan Kota Lama yang dapat digunakan sebagai sumber air.

“Penyebab kebakaran masih ditelusuri dan kerugian materinya juga masih kami hitung,” kata Tantri.

Hingga Sabtu sore, petugas masih melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *