Kebakaran Rumah di Argorejo Semarang
Kondisi rumah terbakar di Jalan Argorejo X, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, setelah api berhasil dipadamkan, Senin (2/9).(Dok. BahteraJateng/day)

Kronologi Kebakaran Rumah di Argorejo Semarang

SEMARANG[BahteraJateng] – Kebakaran sebuah rumah terjadi di Jalan Argorejo X, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang pada Rabu (2/9) sekitar pukul 10.45 WIB. Kebakaran diduga bermula saat seorang bocah bermain korek api di atas kasur.

Andika (17), anak pemilik rumah, mengatakan saat kejadian dirinya berada di kamar untuk bekerja. Ia kemudian mendengar teriakan dari luar rumah dan keluar untuk mengecek kondisi.

“Saya keluar kamar api sudah besar,” kata Andika kepada BahteraJateng di lokasi.

Menurutnya, api diduga berasal dari kamar tempat adiknya bermain korek api di atas kasur. Api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke sejumlah bagian rumah.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Tidak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Andika menyebut sejumlah bagian rumah terdampak kebakaran. Sedikitnya tiga kamar dan dua gudang terbakar. Gudang tersebut digunakan untuk menyimpan barang bekas dan sejumlah sparepart.

“Kamar sama ruang tamu. Ibu masih shock,” ujarnya.

Pantauan BahteraJateng di lokasi sekitar pukul 11.27 WIB, empat armada Damkar Kota Semarang telah berada di lokasi. Petugas terlihat melakukan proses pendinginan setelah api berhasil dipadamkan. Sejumlah warga juga masih berada di sekitar lokasi untuk menyaksikan penanganan kebakaran.

Wadanton 3 Damkar Kota Semarang, Agoes Setiawan mengatakan, pihaknya menerjunkan empat unit armada dengan total 20 personel untuk menangani kebakaran tersebut.

Menurutnya, proses pemadaman tidak mengalami hambatan berarti. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit.

“Pemadaman tidak ada hambatan dan kesulitan. Tidak sampai satu jam, kira-kira 15 menit,” kata Agoes.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah bagian rumah dan barang-barang di dalamnya mengalami kerusakan. Damkar memperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp100 juta.

“Kerugian akibat kebakaran ditaksir Rp100 juta. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, petugas masih melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *