Kebakaran di Kota Semarang Meningkat Drastis, Hampir 50 Kejadian di Juli
SEMARANG[BahteraJateng] — Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mencatat lonjakan signifikan jumlah kejadian kebakaran di Kota Semarang dalam dua bulan terakhir. Pada Juni 2026 tercatat 44 kejadian kebakaran, sedangkan hingga 20 Juli 2026 jumlahnya sudah mendekati 50 kejadian.
Hal itu disampaikan Sekretaris Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan. Menurutnya tren tersebut menunjukkan peningkatan yang cukup tajam dibanding periode sebelumnya.
“Bulan Juni kemarin tembus 44 kejadian. Di bulan Juli ini, tanggalnya baru 20, tetapi kejadiannya sudah nyaris 50,” ujar Ade Bhakti kepada BahteraJateng, Senin (20/7).
Menurut Ade, data tersebut berarti rata-rata terjadi lebih dari dua kejadian kebakaran setiap hari di Kota Semarang selama Juli. Kondisi itu menjadi perhatian serius karena peningkatannya terjadi dalam waktu yang relatif singkat, dibanding bulan-bulan sebelumnya, dimana hanya sekitar 10 kejadian kebakaran tiap bulannya.
Meski menghadapi efisiensi anggaran, Damkar tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Salah satu langkah yang diperkuat adalah peningkatan sosialisasi pencegahan kebakaran dan pemeriksaan gedung.
Damkar menargetkan pemeriksaan 900 gedung pada 2026 dan hingga Juli jumlah gedung yang diperiksa telah melampaui target tersebut. Sementara itu, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat juga terus ditingkatkan dengan target menjangkau sekitar 30.000 warga sepanjang tahun ini.
Ade berharap peningkatan kesadaran masyarakat dan pemilik gedung dapat menekan angka kebakaran sehingga kejadian serupa dapat dicegah sejak dini.
Lebih lanjut, untuk mendukung pelayanan, Pemkot Semarang bersama BPBD menambah satu unit kendaraan rescue, satu unit mobil pemadam berkapasitas 800 liter, dan satu unit kendaraan sosialisasi.
“Efisiensi anggaran tidak mengurangi kualitas layanan Damkar kepada masyarakat,” tegas Ade Bhakti.

