Kronologi Bocah Lima Tahun Hanyut di Anak Sungai Perak Kudus

KUDUS [BahteraJateng] – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah beberapa hari terakhir. Dalam kondisi tersebut, seorang anak perempuan berusia lima tahun dilaporkan hanyut dan hilang di anak Sungai Perak, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae pada Minggu sore (11/1) sekitar pukul 17.30 WIB.

Korban merupakan warga Kayuapu Wetan, Desa Gondangmanis, Kabupaten Kudus. Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Senin pagi dan langsung mengerahkan satu tim dari Pos SAR Jepara ke lokasi.

“Benar, pagi ini kami menerima laporan kejadian bocah hanyut pada Minggu sore kemarin. Saat ini satu tim dari Basarnas Pos SAR Jepara sudah diberangkatkan untuk melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan,” ujar Budiono.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Munaji, korban bermain sepeda bersama dua kakaknya di area genangan limpasan air anak Sungai Perak. Kakak pertama mengendarai sepeda sendiri, sedangkan korban dibonceng oleh kakak keduanya.

Kondisi jalan yang licin akibat hujan membuat sepeda tergelincir. Korban terjatuh ke sungai kecil di sisi jalan, sementara kakaknya masih sempat berpegangan pada sepeda. Arus air yang deras kemudian menyeret tubuh korban hingga hilang dari pandangan.

Warga sekitar sempat berupaya memberikan pertolongan, namun tidak berhasil karena kuatnya arus. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Basarnas untuk dilakukan pencarian menggunakan peralatan SAR air, Rescue Car Tipe 1, Aqua Eye, serta alat komunikasi.

“Semoga cuaca membaik dan debit air berkurang agar korban segera ditemukan,” pungkas Budiono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *