Budi Prakosa
Pj Sekda Kota Semarang, Budi Prakoso, meninjau penumpukan sampah di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Selasa (29/7).(Foto Ist)
|

Pemkot Semarang Ambil Langkah Konkret Atasi Penumpukan Sampah di Rowosari

SEMARANG[BahteraJateng] — Pemerintah Kota Semarang mengambil langkah cepat dalam menangani persoalan penumpukan sampah di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Semarang, Budi Prakosa, bersama jajaran camat dan perangkat wilayah terkait, turun langsung ke lapangan untuk meninjau sejumlah titik rawan penumpukan dan pembakaran sampah.


Peninjauan ini dilakukan sebagai respons atas keluhan warga serta sorotan di media sosial yang menyebut keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar dan aktivitas pembakaran sampah yang dinilai mengganggu kenyamanan serta berpotensi menimbulkan dampak kesehatan.

“Kami tidak ingin menutup mata. Penanganan sampah adalah tanggung jawab bersama, dan Pemkot Semarang bertanggung jawab mencari solusi, baik jangka pendek maupun panjang,” tegas Budi Prakosa pada Selasa (29/7).


Budi menjelaskan bahwa lokasi pembakaran sampah yang sempat viral berada di luar wilayah administratif Kota Semarang. Namun karena dampaknya dirasakan warga Semarang, maka tetap menjadi perhatian Pemkot.

Ia juga menginstruksikan Camat Tembalang untuk memastikan tidak ada TPS maupun aktivitas pembakaran sampah ilegal di dalam wilayah administrasi Kota Semarang.

Lebih lanjut, Budi meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang berkoordinasi dengan DLH Provinsi Jawa Tengah untuk penanganan lintas wilayah.

“Permasalahan ini tidak bisa diselesaikan satu daerah saja,” ujarnya.

Dalam jangka pendek, Pemkot juga akan mengoptimalkan pengangkutan sampah mulai dari rumah tangga hingga ke TPA Jatibarang, serta mengevaluasi sistem distribusi dan pengelolaan sampah di kawasan Rowosari.

Selain itu, Pemkot membuka kemungkinan pembentukan posko pengaduan cepat tanggap di tingkat kelurahan, agar warga dapat melaporkan keberadaan TPS liar atau pelanggaran lainnya secara langsung.

Camat Tembalang juga diminta segera mencari lokasi TPS kontainer yang lebih aman dan representatif. Pemkot berharap langkah cepat ini dapat menjadi solusi untuk permasalahan sampah, tidak hanya di Rowosari, tetapi juga di wilayah lain yang berpotensi serupa.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *