|

PKB Kota Semarang Diprediksi Raih 5 Kursi

SEMARANG[BahteraJateng]  – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang diprediksi akan meraih 5 kursi DPRD Kota Semarang dari 50 kursi yang diperebutkan dalam Pemilu legislatif 2024.

Ketua DPC PKB Kota Semarang Muhammad Mahsun SIP mengatakan perolehan kursi sebanyak itu meningkat satu kursi dibanding dengan Pemilu 2019 yang menempatkan 4 orang wakilnya di lembaga legislatif Kota Semarang.


“DPC PKB Kota Semarang menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga ibukota Jawa Tengah yang pada  saat berada di TPS – TPS menjatuhkan pilihannya kepada caleg PKB atau gambar PKB yang ada di kertas suara,” ujar Mahsun di Semarang, Kamis (22/4).

Menurutnya, selain itu ucapakan terima kasih juga disampaikan kepada semua caleg bersama tim suksesnya yang telah bekerja keras, sehingga dapat mendongkrak jumlah kursi di lembaga DPRD Kota Semarang.


Kepada warga NU dan Tim Pemenangan PKB juga disampaikan ucapan terima kasih yang sejak proses persiapan menghadapi pesta demokrasi hingga berlangsungnya pencoblosan pada14 Februari lalu terus mengawal dan mengamankan dukungan warga kepada PKB.

Dia menambahkan, dari lima kader PKB yang diprediksi akan menjadi anggota dewan itu meliputi Sodri (dapil 2), Syahrul Qirom (Dapil 1), Ma’ruf (Dapil 5), Syaiful Bahri alias Rohul (Dapil 3) dan Febri (Dapil 4).

Sedangkan untuk DPRD Provinsi, lanjutnya, PKB Kota Semarang diprediksi akan menempatkan seorang wakilnya. Jumlah kursi DPRD Provinsi Jateng yang diperebutkan di dapil Jateng I (Kota Semarang) sebanyak enam kursi yang diraih PDIP (2), Gerindra (1), PKS (1), PSI (1) dan PKB (1) yang akan ditempati dirinya.

Seraya menanti hasil akhir penghitungan suara secara manual yang dilakukan oleh KPU, pihaknya saat ini sedang menginventarisir berbagai hal dan dinamika pemilu beserta tahapannya untuk dijadikan bahan evaluasi dan mengukur hasil kinerja selama mengikuti Pemilu 2024

“Evaluasi akan segera kita lakukan, harapannya belajar dari pengalaman pada pemilu 2024 kami akan meningkatkan  kinerja politik PKB sehingga dapat meningkat secara kualitas maupun kuantitas,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *