RUPST Sido Muncul Setujui Bagi Dividen Rp540 Miliar & Rombak Direksi
UNGARAN[BahteraJateng] – Manajamen PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menyetujui penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2023 melalui pembagian dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp918 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang digelar di Pabrik Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (15/5).
Dividen ini setara dengan Rp30,6 per lembar saham dengan rasio pembayaran sebesar 96,56% dari laba bersih perseroan untuk tahun 2023.

Dari total tersebut, sebesar Rp12,6 per lembar saham, atau seluruhnya senilai Rp378 miliar telah didistribusikan kepada pemegang saham sebagai dividen interim tunai pada 20 November 2023. Keputusan ini diambil berdasarkan Rapat Direksi tanggal 12 Oktober 2023 dan disampaikan kepada OJK melalui surat nomor 003/SM-DIR/BEI/X/2023 pada 23 Oktober 2023.
Sisanya sebesar Rp18,00 per lembar saham, atau seluruhnya berjumlah Rp 540 miliar, akan dibagikan dalam bentuk dividen tunai.

Data keuangan perseroan per 31 Desember 2023 membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp950,65 miliar.
Bersamaan dengan itu, tercatat saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp911,15 miliar dengan total ekuitas Rp3,39 triliun.
– Cum Dividen Tunai di Pasar Reguler dan Negosiasi: 27 Mei 2024
– Ex Dividen Tunai di Pasar Reguler dan Negosiasi: 28 Mei 2024
– Cum Dividen Tunai di Pasar Tunai: 29 Mei 2024
– Ex Dividen Tunai di Pasar Tunai: 30 Mei 2024
– Recording Date yang berhak atas Dividen Tunai (DPS): 29 Mei 2024
– Pembayaran Dividen: 6 Juni 2024
Selain itu, RUPST juga menyetujui pengangkatan Venancia Sri Indrijati Wijono sebagai Komisaris terhitung sejak ditutupnya rapat ini sampai dengan periode sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan. sehingga, susunan Direksi dan Dewan Komisaris SIDO menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
– Komisaris Utama: Jonatha Sofjan Hidajat
– Komisaris: Johan Hidayat
– Komisaris: Sigit Hartojo Hadi Santoso
– Komisaris: Venancia Sri Indrijati Wijono
– Komisaris Independen: Lindawati Gani
– Komisaris Independen: Mohammad Adib Khumaidi
Dewan Direksi
– Direktur Utama: David Hidayat
– Direktur: Irwan Hidayat
– Direktur: Darmadji Sidik
– Direktur: Budiyanto
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mengumumkan kinerja kuartal I 2024 yang berakhir pada 31 Maret 2024.
Pada periode tersebut, Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul berhasil membukukan pertumbuhan positif baik dari sisi pendapatan maupun laba. Melansir laporan keuangan perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/4), perseroan membukukan penjualan Rp1,05 triliun. Penjualan itu naik 16,11% dibandingkan penjualan kuartal I 2023 yang tercatat sebesar Rp907,3 miliar.
Sementara pendapatan naik, beban pokok penjualan pada kuartal I 2024 naik tipis menjadi Rp 428,3 miliar dari Rp 424,1 miliar pada kuartal I 2023. Dengan demikian, perseroan membukukan laba kotor Rp 625,11 miliar dibandingkan laba kotor kuartal I 2023 yang tercatat sebesar Rp483,19 miliar.
Sepanjang kuartal I 2024, perseroan membukukan beban penjualan dan pemasaran Rp94,81 miliar, beban umum dan administrasi Rp38,66 miliar, beban lain-lain Rp13,26 miliar, dan pendapatan lain-lain Rp 13,04 miliar. Bersamaan dengan itu, penghasilan keuangan tercatat sebesar Rp11,76 miliar dengan biaya keuangan Rp650 juta.
Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan, perseroan membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp390,49 miliar pada kuartal I 2024. Laba itu naik 30,04% dibanding laba kuartal I 2023 yang sebesar Rp300,28 miliar.
Sepanjang 2024 manajemen Sido Muncul menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di rentang 10% hingga 15%.
Direktur Utama David Hidayat mengatakan Sido Muncul menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di rentang 10% hingga 15% sepanjang 2024. Untuk meraih target tersebut, perseroan akan mendorong pertumbuhan ekspor yang kini baru berkontribusi 8% dari total pendapatan.
“Perluasan pasar ekspor yang kini terus digenjot diharapkan dapat membantu mendongkrak pertumbuhan,” ujar David.
Selain itu, tutur David, perluasan pasar domestik juga masih memiliki peluang yang besar, yang diharapkan pertumbuhan pendapatan dari kontribusi produk baru
Meski demikian, lanjutnya, target perluasan ekspor Sido Muncul bukan tanpa tantangan, Namun tantangan ekspor masih diselimuti oleh kondisi peperangan yang tak kunjung berhenti.
Pada tahun ini, Sido Muncul juga akan menerapkan sejumlah strategi penjualan untuk mendongkrak kinerja bisnis. Perseroan akan memutus mata rantai distribusi agar lebih efisien sehingga mampu meningkatkan penjualan perusahaan.
“Kami juga akan menambah tenaga profesional yang diharapkan dapat mengeksekusi rencana strategis yang sudah ditetapkan, serta menerapkan beberapa inisiatif yang akan diimplementasikan juga di anak perusahaan,” tutur David.
Menurutnya, untuk pencapaian pendapatan dan laba bersih pada 2024, Sido Muncul memastikan tetap mempertahankan rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio untuk tahun buku 2023 di atas 85%.
“Tahun ini benar [rasio dividen di atas 85%] karena kami belum ada rencana penggunaan dana untuk kepentingan ekspansi,” ujar David.

