Jalur Pekalongan-Sragi
Sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang dibatalkan akibat genangan air yang kembali merendam jalur rel pada petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi, Minggu (18/1).(Dok. Humas Daop 4)

Sejumlah Perjalanan KA Dibatalkan Imbas Genangan Air di Jalur Pekalongan–Sragi

SEMARANG[BahteraJateng] – Sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang dibatalkan akibat genangan air yang kembali merendam jalur rel pada petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi, Minggu (18/1). Genangan terjadi di Km 88+6/7 dengan ketinggian air mencapai lebih dari 10 sentimeter di atas kepala rel.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan genangan air mulai meningkat sejak Sabtu (17/1) pukul 21.59 WIB.

Pada Minggu pagi pukul 07.01 WIB, ketinggian air di jalur hulu terpantau sekitar +10,2 cm, sementara di jalur hilir mencapai +13,2 cm. Meski demikian, tren air mulai menurun sejak pukul 05.35 WIB.

“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama kami, sehingga pembatalan sejumlah KA harus dilakukan demi menghindari risiko di lintasan,” ujar Luqman.

Hasil pemantauan menunjukkan tidak ada gogosan atau kerusakan konstruksi rel. Aliran air terpantau tenang dan kondisi cuaca di sekitar lokasi mendung.

Adapun KA yang dibatalkan antara lain KA Kaligung, Kamandaka, Argo Sindoro, Argo Muria, Menoreh, Tawangjaya Premium, Ambarawa Ekspres, dan Tegal Bahari.

Selain pembatalan, sejumlah KA juga diberlakukan pola operasi memutar melalui jalur alternatif seperti Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solo Balapan–Kroya–Cirebon.

KAI Daop 4 Semarang terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan pihak terkait hingga jalur dinyatakan aman untuk dilalui.

“KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *