Sufmi Dasco Ahmad Sampaikan Aspirasi Masyarakat ke Presiden, Pengecer LPG Aktif Lagi
JAKARTA[BahteraJateng] – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengaktifkan kembali pengecer LPG yang sempat berhenti berjualan akibat kebijakan penertiban.
Keputusan ini diambil setelah Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan aspirasi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan LPG.

Dasco menjelaskan bahwa sebelumnya Kementerian ESDM menerapkan kebijakan penertiban pengecer yang menjual LPG dengan harga tidak seragam dan cenderung lebih mahal dari harga eceran tertinggi (HET).
Namun, kebijakan ini justru berdampak negatif bagi masyarakat karena menghambat distribusi LPG, terutama di daerah yang bergantung pada pengecer kecil.

“Semalam kami melakukan komunikasi sebagai perwakilan DPR untuk menyampaikan aspirasi rakyat yang mengalami kesulitan mendapatkan LPG. Dari hasil komunikasi tersebut, pagi ini Presiden Prabowo langsung turun tangan meminta agar Kementerian ESDM mengaktifkan kembali pengecer yang sebelumnya tidak bisa berjualan,” ujar Dasco, saat konferensi pers pada Selasa (4/2).
Menurut Dasco, kebijakan penertiban yang diterapkan secara serentak menyebabkan banyak pengecer berhenti berjualan, sehingga akses masyarakat terhadap LPG menjadi terbatas.
Padahal, banyak warga yang mengandalkan pengecer untuk mendapatkan LPG dalam jumlah kecil sesuai kebutuhan sehari-hari.
Sebagai solusi, Presiden Prabowo meminta agar kebijakan penertiban dilakukan secara bertahap atau parsial. Dengan demikian, pengecer tetap diizinkan berjualan sambil menyesuaikan dengan aturan yang berlaku.
“Akhirnya, setelah evaluasi pagi ini, Presiden meminta agar penertiban dilakukan secara bertahap. Sementara proses administrasi berjalan, pengecer diperbolehkan kembali berjualan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan LPG,” jelas Dasco.
Keputusan ini diharapkan dapat mengatasi kelangkaan LPG di masyarakat, sekaligus memastikan distribusi yang lebih tertib dan sesuai dengan aturan.
Dengan langkah ini, pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan LPG bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada pengecer sebagai sumber utama dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar sehari-hari.(sun)

