Trans Semarang Gandeng BI, Permudah Pembayaran dengan QRIS Tap
SEMARANG[BahteraJateng] – Badan Layanan Umum Unit Pelaksana Teknis Dinas (BLU UPTD) Trans Semarang menghadirkan kemudahan baru bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran tiket. Bersama Bank Indonesia Jawa Tengah (BI Jateng), Trans Semarang resmi meluncurkan sistem pembayaran QRIS Tap di armadanya.
Peluncuran layanan ini dilakukan pada rangkaian Pekan QRIS Nasional di kantor BI Jateng, Minggu (17/8). Sebagai tahap awal, BI Jateng dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang memberikan promo khusus, yakni tarif hanya Rp80 per tiket bagi penumpang yang menggunakan QRIS Tap. Promo berlaku tiga hari, 16–18 Agustus, dengan kuota 1.000 transaksi per hari.

“QRIS Tap adalah teknologi pembayaran nontunai berbasis NFC yang memungkinkan transaksi lebih cepat tanpa memasukkan PIN. Cukup ditempelkan saja, sehingga prosesnya jauh lebih praktis,” jelas Kepala Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwi Saputra.
Ia menambahkan, penerapan QRIS Tap di sektor transportasi ini merupakan kelanjutan dari pemanfaatan QRIS Tap di sektor pariwisata, seperti di kawasan Borobudur pada Juli lalu.

“Saat ini baru Trans Semarang yang menggunakan QRIS Tap. Ke depan, kami akan memperluas ke Trans Jateng,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Subbagian Keuangan dan Barang Milik Daerah Dishub Kota Semarang, Moch Ichsan, menyebutkan penggunaan pembayaran non tunai di Trans Semarang baru sekitar 10 persen atau 3 ribu penumpang. Dengan hadirnya QRIS Tap, diharapkan semakin banyak masyarakat beralih ke transaksi digital.
“QRIS Tap bukan hanya memudahkan penumpang, tapi juga mempermudah monitoring pendapatan agar lebih transparan,” katanya.
Respon positif juga ditunjukkan oleh penumpang. Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, mengungkapkan pada hari pertama peluncuran saja tercatat 120 transaksi QRIS Tap, melebihi target yang ditetapkan BI.
“Secara teknis cukup mudah, asal ponsel berbasis Android sudah ada fitur NFC. Tinggal ditempelkan di mesin pembaca yang tersedia di halte maupun ke petugas tiket,” jelas Haris.
Dengan inovasi ini, BI Jateng bersama Dishub optimistis penetrasi pembayaran digital di sektor transportasi akan semakin meningkat, sekaligus mempercepat digitalisasi transaksi di Kota Semarang.

