|

Polident Hadirkan Polina, Consumer Chat AI Pertama di Indonesia Perawatan Gigi

JAKARTA [BahteraJateng]- Merek perawatan gigi tiruan dari perusahaan kesehatan konsumen Haloen, Polident, menghadirkan kampanye #BalikinSenyum. Kesehatan dan kehilangan gigi tidak hanya dialami oleh kelompok lanjut usia (lansia), melainkan juga terjadi pada kelompok usia produktif.

General Manager Haleon Indonesia, Dhanica Mae Tiu mengatakan, kampanye ini adalah langkah konkret Haleon dan Polident untuk membawa dampak positif bagi komunitas.


“Ini sejalan dengan misi Haleon untuk menghadirkan kesehatan sehari-hari lebih baik,” kata dia, Jumat (22/11).

Menurut dia, ada dua inisiatif dilakukan yakni melalui POLINA, consumer chat berbasis AI pertama di Indonesia memberikan panduan perawatan gigi tiruan secara gratis melalui WhatsApp. Selain itu, program penyediaan gigi tiruan gratis bagi mereka yang membutuhkan.


“Melalui POLINA mempermudah akses ke informasi perawatan gigi tiruan, penyediaan gigi tiruan gratis, serta dukungan dari mitra-mitra terpercaya kami harap program ini benar-benar #BalikinSenyum dan memastikan kita tidak melewatkan kebahagiaan terkecil sekali pun dalam hidup,” terang dia.

POLINA, kata dia, dapat diakses melalui WhatsApp, memungkinkan pengguna gigi tiruan untuk mendapatkan saran pribadi tentang cara merawat gigi tiruan mereka, menjaga kebersihan mulut, dan mengatasi masalah umum yang sering dihadapi oleh pengguna gigi tiruan.

Generative AI di balik POLINA dilatih dengan materi kesehatan gigi yang terkurasi sesuai praktik yang berlaku di Indonesia. Kapabilitasnya untuk memproses bahasa sehari-hari pun memungkinkan pengguna menerima informasi dalam bahasa awam yang lebih mudah dimengerti. Dalam proses pengembangannya, Polident juga menargetkan kapabilitas POLINA untuk memahami prompt dalam bahasa daerah.

Dia melanjutkan, kampanye bertujuan untuk memperluas akses perawatan gigi tiruan kepada masyarakat membutuhkan di Indonesia. Dimulai dari DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dengan rencana ekspansi ke daerah lain.

“Berbeda dari pandangan umum, kehilangan gigi tidak hanya dialami oleh kelompok lanjut usia (lansia), melainkan juga terjadi pada kelompok usia produktif,” kata dia.

“Polident turut mengajak masyarakat berpartisipasi dalam penyediaan gigi tiruan gratis melalui dua mekanisme. Pertama adalah melalui program buy-to-donate bekerjasama dengan retailer penjual produk Polident, yaitu Kimia Farma di mana setiap pembelian produk Polident di Kimia Farma Apotek terdekat akan berkontribusi pada donasi gigi tiruan untuk orang-orang yang membutuhkan,” kata dia.

Selain itu, kata dia, melalui donasi langsung melalui kemitraan dengan Kitabisa dan publik dapat berdonasi lewat laman https://kitabisa.com/campaign/balikinsenyum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *