|

KPPS di Purbalingga Kenakan Seragam Sekolah untuk Peringati Hari Guru

PURBALINGGA[BahteraJateng] – Peringatan Hari Guru Nasional (HGSN) yang jatuh pada 25 November 2024 menjadi momen spesial bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 001 Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga. Dalam pelaksanaan Pilkada serentak, Rabu (27/11/2024), para petugas KPPS mengenakan seragam sekolah untuk menghormati jasa para guru dan menciptakan suasana pemilu yang unik serta berkesan.

“Kami ingin memberikan penghormatan kepada para guru yang telah mencerdaskan bangsa, sekaligus membuat suasana pemilu lebih menarik,” ujar Ketua PPS Bojongsari, Haris Taruna Adibrata.


Para petugas mengenakan seragam sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Selain sebagai penghormatan, inisiatif ini bertujuan menarik perhatian masyarakat, khususnya anak muda, untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu.

“Kami berharap, tema unik ini dapat menginspirasi pemuda Purbalingga untuk ikut membangun daerah dengan berpartisipasi aktif di Pilkada,” tambah Haris.


Inisiatif ini disambut antusias oleh masyarakat. Wati, salah satu pemilih di TPS 001, merasa tampilan petugas KPPS sangat menarik. “Lucu dan unik, rasanya jadi nostalgia masa sekolah dulu. Pilkada kali ini terasa lebih seru,” ujarnya.

Anggota KPU Jawa Tengah, Mey Nurlela, mengapresiasi langkah tersebut. “Seragam sekolah ini adalah simbol intelektual dan pendidikan. Harapannya, pemilih dapat menggunakan hak pilihnya secara cerdas demi memilih pemimpin terbaik,” kata Mey usai mencoblos di TPS 005 Desa Galuh, Kecamatan Bojongsari.

Hari ini, masyarakat Kabupaten Purbalingga berbondong-bondong menuju TPS untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga.

Pada Pilkada Jawa Tengah, terdapat dua pasangan calon, yaitu Andika Perkasa-Hendrar Prihadi (nomor 1) dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen (nomor 2). Untuk Pilbup Purbalingga, pemilih memilih antara Dyah Hayuning Pratiwi-Mahendra Farizal (nomor 1) dan Fahmi Muhammad Hanif-Dimas Prasetyahani (nomor 2).

Langkah kreatif KPPS Desa Bojongsari diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus menambah semangat dalam menjalankan pesta demokrasi.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *