|

Masyarakat Surakarta Cinta NKRI Kritisi Rezim Jokowi

SURAKARTA[BahteraJateng] – Kelompok Masyarakat Surakarta Cinta NKRI menyatakan sikap tegas terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode. Mereka menilai pada periode kedua, Jokowi lebih mengutamakan kepentingan oligarki dan kapital asing, khususnya dari Tiongkok, dibandingkan menjaga kedaulatan bangsa.

Menurut Faried, tokoh Masyarakat Surakarta Cinta NKRI ini, Jokowi sejak awal diorbitkan oleh oligarki menggunakan kendaraan politik PDIP. Ketika masa jabatan Jokowi selesai, rezimnya dianggap masih berusaha mempertahankan kekuasaan melalui cengkeraman kapital asing.


Kelompok ini menyerukan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto agar NKRI bebas dari “penjajahan” kapital asing dan para pengkhianat bangsa.

“Kami mengajak semua aktivis pergerakan untuk bergerak bersama, mendorong perubahan yang lebih baik demi menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI,” ujar Faried yang juga eksponen 98, Kamis (12/12).


Faried juga menyampaikan tujuh poin semangat juang yang menekankan pentingnya mendukung Prabowo untuk merealisasikan gagasan-gagasannya, termasuk dalam bukunya Paradox Indonesia. Dia berharap TNI, Polri, dan ASN patuh pada konstitusi, hukum, dan undang-undang, bukan kepada penguasa atau pengusaha.

Selain itu, mereka meminta agar tindakan represif aparat keamanan dihentikan. Pendekatan kekerasan terhadap masyarakat hanya akan memperluas masalah dan merusak kepercayaan publik.

Kelompok ini juga mendesak agar Jokowi, keluarga, dan kroninya segera diadili atas dugaan kesalahan yang mereka sebut sebagai “amburadulnya kepemimpinan Jokowi.”

“Pembiaran terhadap dugaan pelanggaran hukum selama rezim Jokowi dapat meruntuhkan supremasi hukum dan membawa Indonesia menuju status negara gagal menjelang tahun Indonesia Emas 2045 yang diharapkan,” tandasnya.

Mereka berharap Prabowo mampu membebaskan diri dari pengaruh rezim sebelumnya dan memimpin Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

“Semoga Allah memberikan pertolongan kepada Bapak Presiden Prabowo untuk membebaskan bangsa dari pengaruh oligarki, penjajahan asing, dan kapital Tiongkok,” pungkas Faried.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *