Pemimpin Bank Jateng Cabang Cilacap, Muhammad Ridowi, memberikan sambutan dalam acara High Level Meeting (HLM) percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (P2DD) yang diselenggarakan di Wonosobo pada Kamis (19/12/2024).
| |

Bank Jateng dan Pemkab Cilacap Bahas Digitalisasi Pajak di HLM 2024

CILACAP[BahteraJateng] – Bank Jateng Cabang Cilacap bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap menggelar High Level Meeting (HLM) pada Kamis (19/12/2024) di Wonosobo. Pertemuan ini bertujuan membahas strategi digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan optimalisasi pendapatan daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj. Bupati Cilacap, Mohamad Arief Irwanto, Pj. Sekda Jarot Prasojo, Kepala BPKAD Warsono, Kepala Bapenda Arida Puji Hastuti, Pimpinan Bank Jateng Cabang Cilacap, Muhammad Ridowi, serta camat se-Kabupaten Cilacap.


Muhammad Ridowi menjelaskan bahwa Bank Jateng telah memulai digitalisasi di sektor penerimaan dan pengeluaran. “Salah satu inovasi yang telah diterapkan adalah sistem billing center untuk mempermudah wajib pajak dan wajib retribusi,” ujarnya.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jateng mendukung digitalisasi pemerintah daerah se-Jawa Tengah. Berkat langkah tersebut, Bank Jateng berhasil meraih penghargaan Best Digital Finance Award 2024 untuk kategori bank daerah.


Sementara itu, dalam sambutannya, Pj. Bupati Cilacap, Mohamad Arief Irwanto, menegaskan pentingnya digitalisasi sebagai solusi strategis untuk mengatasi tantangan seperti keterlambatan pembayaran, kebocoran pendapatan, dan keterbatasan akses layanan. Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah dan stakeholder guna mempercepat transformasi ekonomi dan memastikan keberlanjutan pembangunan.

“Digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2021 dan Permendagri Nomor 56 Tahun 2021. Kabupaten Cilacap telah menunjukkan komitmen melalui Peraturan Bupati Nomor 100 Tahun 2021 tentang tata kelola pajak dan retribusi daerah secara online dan terintegrasi,” jelas Arief.

Ia optimis bahwa transformasi digital dapat meningkatkan tata kelola pemerintahan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Mari kita dukung implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah untuk mewujudkan Cilacap yang lebih baik,” imbuhnya.

HLM ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Cilacap untuk memperkuat fondasi pembangunan ekonomi daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan pengelolaan keuangan yang modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *