|

Bupati Blora Tegaskan Siap Dukung Program Ketahanan Pangan

MAGELANG[BahteraJateng] – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menutup rangkaian acara retreat Kepala Daerah se-Indonesia di kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jumat (28/2). Acara yang berlangsung sejak 21 Februari ini diikuti oleh 481 kepala daerah, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota.

Bupati Blora, Arief Rohman, yang hadir bersama Wakil Bupati Sri Setyorini, mengungkapkan bahwa dalam penutupan, Presiden Prabowo memberikan pengarahan selama dua jam. Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya nasionalisme, persatuan, dan kerja sama antar kepala daerah demi kemajuan bangsa.


“Pak Presiden mengatakan bahwa kita semua adalah satu keluarga besar, keluarga Indonesia. Sebagai keluarga, harus satu visi, saling membantu, dan bekerja sama,” ujar Bupati Arief.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya program ketahanan pangan nasional. Ia mengingatkan bahwa beberapa negara tetangga mulai mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan. Oleh karena itu, Indonesia harus meningkatkan produktivitas pertanian guna menjamin kelangsungan hidup generasi mendatang.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Arief menyatakan bahwa Blora siap mendukung program ini dengan mengoptimalkan potensi pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Kami siap bekerja sama dengan perguruan tinggi yang fokus di bidang ini, termasuk menyediakan beasiswa pendidikan tinggi untuk meningkatkan SDM petani dan peternak,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo juga menjelaskan secara rinci program Asta Cita, yang menjadi panduan bagi kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan. Menurut Bupati Arief, retreat ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperluas jaringan antar pemimpin daerah dan pemerintah pusat.

Sehari sebelum penutupan, para kepala daerah mengikuti Upacara Parade Senja dan Penurunan Bendera yang dipimpin Presiden Prabowo, didampingi Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ketujuh Joko Widodo.

Usai penutupan, kepala daerah keluar melalui pintu Borobudur Internasional Golf, sementara wakil kepala daerah dijemput di Lapangan Rindam IV Diponegoro. Pengaturan ini dilakukan untuk mengurai kemacetan di sekitar kompleks Akmil.

Acara retreat ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *