Idulfitri Perdana Sebagai Gubernur, Ahmad Luthfi: Nuansanya Beda, Tidak Ada Ewuh-Pakewuh
SEMARANG[BahteraJateng] – Idulfitri tahun ini terasa spesial bagi Ahmad Luthfi. Selain menjadi tahun pertamanya menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, ini juga kali pertama ia merayakan Lebaran sebagai warga sipil setelah pensiun dari kepolisian.
“Open house pertama saya sebagai Gubernur dan Gus Yasin sebagai Wakil Gubernur. Kalau dulu suasananya dinas, sekarang terasa lebih akrab. Tidak ada ewuh-pakewuh, semua bisa bersilaturahmi dan memberi masukan,” kata Luthfi saat open house di Wisma Perdamaian, Senin (31/3).

Dalam acara tersebut, Luthfi didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dan Sekda Jateng, Sumarno. Sejumlah pejabat struktural dan kepala OPD Pemprov Jateng juga turut hadir.
Open house diawali dengan pembagian zakat kepada kaum duafa dan fakir miskin, sebanyak sekitar 1.000 paket. Setelah itu, Luthfi menerima tamu dari berbagai kalangan, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, tokoh agama, masyarakat umum, serta pegawai Pemprov Jateng.

“Kantor gubernur adalah rumah rakyat. Inilah bentuk negara hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Luthfi juga membandingkan pengalamannya sebagai Kapolda Jateng dengan perannya sebagai Gubernur. Sebagai polisi, ia tak memiliki cuti saat Lebaran karena bertugas dalam pengamanan. Kini, ia tetap melayani masyarakat, tetapi dalam suasana yang lebih santai.
“Tahun lalu tidak ada cuti, sekarang ada lebih banyak waktu untuk masyarakat. Nuansanya benar-benar sipil,” katanya.
Wakil Gubernur Taj Yasin menambahkan bahwa open house ini sesuai dengan semangat Wisma Perdamaian sebagai “Rumah Rakyat”, yang kini terbuka bagi masyarakat untuk berbagai kegiatan.

