DPRD Jateng Tekankan Optimalisasi Pertanian dan Pangan
MAGELANG[BahteraJateng] – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, menekankan pentingnya optimalisasi sektor pertanian dan pangan di Jawa Tengah.
Hal itu disampaikan anggota DPRD Jateng Isnaeni yang membacakan sambutan dari Ketua DPRD Sumanto, pada Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) eks Karesidenan Kedu di Pendapa Kabupaten Magelang pada Senin (28/4).

“Sudah saatnya pemerintah meneguhkan kembali posisi Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional,” ujar Isnaeni.
Kegiatan tingkat provinsi ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sekda Jateng Sumarno, serta para kepala daerah dari wilayah eks Karesidenan Kedu, yakni Temanggung, Kabupaten dan Kota Magelang, Purworejo, Kebumen, dan Wonosobo.

Dalam forum tersebut, peneguhan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional menjadi isu utama yang mengemuka.

Sejumlah daerah di eks Karesidenan Kedu seperti Temanggung, Kebumen, dan Purworejo selama ini menjadi penopang utama ketahanan pangan nasional, khususnya dalam produksi beras.
Oleh karena itu, perhatian terhadap peningkatan produksi dan produktivitas sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, kelautan, dan perikanan dinilai sangat penting.
Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan komitmen Pemprov Jawa Tengah dalam menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan, termasuk memperkuat infrastruktur dan dukungan bagi petani dan nelayan.
Musrenbangwil ini menjadi bagian dari upaya menyusun prioritas pembangunan daerah secara partisipatif dan terintegrasi, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan provinsi dan nasional.
Musrenbangwil eks Kedu ini diharapkan menghasilkan rumusan strategi pembangunan yang konkret dan berorientasi pada penguatan sektor-sektor strategis yang menjadi unggulan masing-masing daerah.(sun)

