DPRD Kota Semarang Soroti Kenaikan Target PBB dan Evaluasi Program Naliko
SEMARANG[BahteraJateng] – Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo menyoroti kenaikan target penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Semarang tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp704,6 miliar.
Angka ini naik 13,7 persen dari target 2024 dan melonjak 27,3 persen dibanding target pajak daerah keseluruhan.

“Angka kenaikan ini sangat signifikan. Pemerintah harus memastikan target ini realistis dan tidak membebani masyarakat,” ujar Jokowi, sapaan akrabnya dalam Focus Group Discussion (FGD) persiapan Program Naliko di ruang rapat Bapenda Kota Semarang pada Senin (14/7).
Terkait program Naliko (Penagihan Keliling Kota Semarang), Jokowi mengapresiasi inovasi Bapenda dalam mendekatkan layanan pajak ke masyarakat. Namun, ia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas program tersebut.

“Naliko adalah inovasi yang baik, tapi perlu diukur apakah benar meningkatkan kepatuhan pajak. Jangan sampai jadi program seremonial,” tegasnya.
Ia juga mendorong Bapenda melakukan survei kepuasan dan efektivitas berkala untuk memastikan program berdampak nyata. Selain itu, sosialisasi yang merata dinilai penting agar seluruh lapisan masyarakat memahami manfaat program tersebut.
Hingga 11 Juli 2025, realisasi penerimaan PBB mencapai Rp459 miliar atau sekitar 65,15 persen dari target. Masih tersisa 34,85 persen yang harus dikejar dalam lima bulan ke depan.
“Target sisa 35 persen bukan hal kecil. Bapenda harus merumuskan strategi penagihan yang lebih agresif namun tetap humanis,” imbuhnya.
Ia juga mendorong pemberian edukasi dan keringanan denda bagi wajib pajak yang mengalami kesulitan. “Keringanan bagus, tapi harus disertai penagihan yang terarah,” pungkasnya.(sun)

