| | |

Puluhan Remaja Terlibat Perang Sarung Jalani Pembinaan di Polsek Bandungan

UNGARAN[BahteraJateng] – Puluhan remaja yang terlibat perang sarung Jumat malam pekan lalu (22/3) dan diamankan oleh Polsek Bandungan, dikenai wajib lapor untuk selanjutnya mengikuti pembinaan di Polsek.

Menurut Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra melalui Kapolsek Bandungan Iptu Jarot Dri Handoko,  terdapat 11 remaja yang diamankan saat kejadian. Mereka telah melakukan janji didepan orang tua, perangkat desa hingga guru sekolah tempat mereka menuntut ilmu.


“Pihak Polsek Bandungan memberlakukan wajib lapor pada hari Senin dan Kamis sore, dengan mendatangi Polsek Bandungan. Kewajiban lapor dilanjutkan pembinaan oleh Polsek setempat,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, para remaja yang rata rata masih duduk di bangku SMP itu diberikan gambaran serta penyuluhan akan akibat dari perbuatannya yang menyimpang.


“Dengan diantar para orang tua, Kami lakukan penyuluhan dengan melibatkan unit Binmas (Pembinaan Masyarakat) Polsek Bandungan. Dimana para remaja ini diberikan penyuluhan tentang sebab akibat apabila mereka masih melakukan tindakan yang bertentangan dengan Hukum.” ungkapnya.

Tampak para remaja setelah dilakukan penyuluhan, diajari latihan baris berbaris dan melaksanakan Curve (kebersihan) di lingkungan Polsek Bandungan.

“Hal ini disambut positif salah satu orang tua remaja yang ikut menyaksikan kegiatan tersebut, dimana pihaknya berharap dengan adanya pembinaan dari Kepolisian dapat merubah pola pikir anaknya,” tuturnya.

Iptu Jarot kembali menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sebagai hukuman, namun lebih kepada pendekatan secara persuasif dan humanis agar dapat merubah sikap perilaku ke depannya.

“Kami berharap setelah melaksanakan wajib lapor Senin dan Kamis di Polsek Bandungan, para remaja ini dapat beeubah baik sikap perilakunya. Sehingga dapat menjadi pemuda yang dapat diandalkan dan membagakan kedua orang tua.” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *