Jelang Nataru Harga Bahan Pokok, Sumanto Minta Pemprov Waspadai Ulah Spekulan
SEMARANG[BahteraJateng] – Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, meminta Pemerintah Provinsi mewaspadai potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga sembako agar daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah, tetap terjaga.

Menurut Sumanto, libur panjang akhir tahun identik dengan meningkatnya konsumsi masyarakat karena aktivitas mudik, liburan, dan berkumpulnya keluarga. Kondisi tersebut memicu kenaikan permintaan terhadap sejumlah komoditas.
Saat ini, beberapa harga bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan cabai menunjukkan tren kenaikan.

“Saya berharap kenaikannya masih dalam batas wajar. Jangan sampai meningkat terlalu tinggi sehingga memberatkan masyarakat,” ujarnya pada Rabu (10/12).
Ia meminta dinas terkait memperketat pemantauan harga secara rutin serta memastikan stok bahan pokok aman dan distribusi berjalan lancar. Jika terjadi kenaikan di luar batas toleransi, Pemprov diminta segera melakukan intervensi seperti operasi pasar atau menggelar pasar murah.
Langkah serupa juga diperlukan bila muncul kelangkaan komoditas, termasuk dengan mengeluarkan cadangan pangan pemerintah.
Sumanto mengingatkan agar Pemprov mewaspadai praktik penimbunan oleh spekulan yang sengaja menahan barang untuk mendorong kenaikan harga. Karena itu, ia menilai pemantauan perlu dilakukan harian atau minimal mingguan, melibatkan aparat penegak hukum.
Lebih lanjut, ia meminta Pemprov memastikan ketersediaan stok di seluruh kabupaten/kota dan memetakan daerah rawan kekurangan komoditas. Koordinasi dengan Bulog, distributor, dan pelaku usaha juga dinilai penting untuk menjaga kelancaran suplai.
“Stok ini menjadi kunci. Jika suplai terganggu, masyarakat yang paling terdampak,” tegasnya.
DPRD Jateng berkomitmen mengawal pengendalian harga kebutuhan pokok secara berkala. (sun)

