Pelantikan PC GP Ansor Blora
Bupati Blora, Arief Rohman, saat menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Blora masa khidmat 2025–2029 di Pendopo Kabupaten Blora, Minggu (15/2).(Dok. Dinkominfo Blora)
|

Hadiri Pelantikan PC GP Ansor Blora, Bupati Siap Bersinergi

BLORA[BahteraJateng] – Bupati Blora Arief Rohman, menyatakan siap bersinergi dengan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Blora dalam berbagai program, mulai dari pengembangan pertanian organik, pemberdayaan masyarakat, hingga kegiatan keagamaan.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Blora masa khidmat 2025–2029 di Pendopo Kabupaten Blora pada Minggu (15/2).


Pelantikan dilakukan oleh Korwil GP Ansor Jateng–DIY Mochamad Hanies Cholil Barro, disaksikan Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin, PW GP Ansor Jawa Tengah Shidqon Prabowo, serta Bupati Blora. Ketua PC GP Ansor Blora yang baru, M. Yusuf Saqo, kemudian mengukuhkan Satkorcab Banser dan MDS Rijalul Ansor Blora.

Dalam sambutannya, Arief Rohman menilai program GP Ansor saat ini semakin inovatif dan siap diimplementasikan di daerah.


“Pemerintah Kabupaten Blora, siap bergerak bersama mendukung program yang berfokus pada ketahanan pangan, termasuk pengembangan padi organik dan komoditas pertanian lainnya,” ujarnya.

Ia juga berharap GP Ansor Blora mampu menghadirkan program unggulan yang inovatif dan bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk mewujudkan kemaslahatan masyarakat serta mendukung visi Blora maju dan berkah.

Ketua PCNU Blora, HM Fatah, menyampaikan selamat atas pelantikan kepengurusan baru GP Ansor. Ia menegaskan Ansor memiliki perangkat organisasi seperti Banser, Bagana, dan Rijalul Ansor yang siap mengemban amanah pelayanan masyarakat, termasuk penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah dan program ketahanan pangan.

Sementara itu, PW GP Ansor Jawa Tengah menekankan pentingnya sinergi antara Ansor, pemerintah daerah, dan NU sebagai stakeholder utama. Mereka juga mengingatkan dua tantangan besar yang perlu dijawab, yakni penguatan sumber daya manusia dan penggerakan ekonomi kader.

“Ansor sejak awal hadir sebagai khadimul ummah, pelayan masyarakat. Penguatan SDM dan ekonomi kader harus menjadi fokus gerakan di Blora dan Jawa Tengah,” tegas Shidqon Prabowo.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *