Diduga Mabuk Hingga Abaikan Rompi Pelampung, Seorang Pemuda Tenggelam di Sungai Oyo
YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Seorang pemuda berinisial TA (27) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Oyo, kawasan wisata Kedung Parangan, Padukuhan Kedungjati, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul pada Senin (20/7) sore.
Korban diduga tenggelam setelah berenang tanpa mengenakan rompi pelampung dalam kondisi dipengaruhi minuman keras oplosan.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan pihak kepolisian menerima laporan adanya dugaan orang tenggelam sekitar pukul 17.00 WIB. Hasil penyelidikan sementara menunjukkan korban datang ke lokasi wisata bersama rekannya, BI (23), sekitar pukul 16.30 WIB.
“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban dan saksi diduga mengonsumsi minuman keras oplosan sebelum maupun saat berada di lokasi wisata,” ujar Rita pada Selasa (21/7).
Menurut Rita, sebelum turun ke sungai, keduanya kembali meminum miras oplosan yang dibawa korban. Setelah menghabiskan dua botol, mereka menyewa pelampung untuk berenang. Namun, korban memilih tidak memakai rompi pelampung yang telah disediakan dan langsung berenang menuju bagian tengah sungai.
“Dari keterangan saksi, korban menolak menggunakan rompi pelampung dan berenang ke arah tengah sungai,” katanya.
Rekan korban sempat ikut berenang, tetapi kemudian kembali ke tepi sungai untuk menghabiskan sisa minuman keras. Saat kembali melihat ke arah sungai, korban sudah tidak tampak di permukaan air. Saksi kemudian meminta pertolongan warga yang diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Selopamioro dan Polsek Imogiri.
Menerima laporan tersebut, tim gabungan dari Polsek Imogiri, Basarnas DIY, Basarnas Kabupaten Bantul, pemerintah kalurahan, dan relawan segera melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Polisi turut mengamankan barang-barang milik korban berupa tas selempang, jaket, dompet, telepon genggam, SIM, dan uang tunai. Sepeda motor Honda Beat milik rekan korban juga diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Rita menambahkan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan saksi masih berada di bawah pengaruh minuman keras saat kejadian berlangsung.
“Keterangan sementara menunjukkan saksi masih dipengaruhi minuman keras oplosan. Hal tersebut masih kami dalami sebagai bagian dari proses penyelidikan,” katanya.(day)


