Wujudkan Visi UMKM ‘Naik Kelas’, Dekranasda Kota Semarang Lakukan Ini
SEMARANG[BahteraJateng] — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Semarang mendorong pelaku UMKM, khususnya sektor kerajinan, agar mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.
Upaya tersebut dilakukan dengan mempelajari program pengembangan kerajinan berbasis komunal yang diterapkan Dekranasda Kabupaten Badung, Bali.

Plh Ketua Umum Dekranasda Kota Semarang, Vianney Ratna Manikamawi mengatakan, pembelajaran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM di Kota Semarang.
“Kami mempelajari secara mendalam strategi pelaksanaan program pengembangan kerajinan berbasis komunal atau kerakyatan yang telah berjalan sukses di Badung,” ujar Nana, sapaan Vianney, usai kunjungan belum lama ini.

Menurutnya, pengalaman dari Badung akan menjadi referensi dalam menyusun program pembinaan pengrajin di Kota Semarang. Materi yang dipelajari meliputi pembinaan kualitas produk, penguatan kapasitas perajin, hingga strategi pemasaran dan promosi.
Nana mengatakan, langkah tersebut sejalan dengan visi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng untuk meningkatkan perekonomian daerah pada 2027.
“Pengalaman tersebut akan dijadikan acuan dalam menyusun program pembinaan pengrajin di Semarang,” imbuhnya.
Selain bertukar pengalaman dengan Dekranasda Badung, rombongan juga mengunjungi atelier sepatu handmade milik perajin sekaligus desainer Bali, Ni Luh Djelantik.
Atelier tersebut telah memproduksi sepatu wanita berkualitas selama sekitar 20 tahun dan memiliki pelanggan lokal hingga mancanegara.
Dekranasda Kota Semarang juga mengunjungi Love Anchor Market dan Tropical Life di Canggu untuk melihat konsep pasar yang menggabungkan produk kerajinan, fesyen, dekorasi rumah, dan suvenir.
Kunjungan tersebut menjadi referensi bagi pengembangan Toko Orang Semarang (TORANG) yang diarahkan menjadi pusat oleh-oleh produk khas Kota Semarang.
Ketua Dekranasda Kabupaten Badung Rasniathi Adi Arnawa berharap pertukaran pengalaman tersebut dapat membuka peluang kerja sama dan memberikan manfaat bagi pengembangan UMKM di kedua daerah.

