Ahmad Luthfi: Transaksi UMKM di Pameran MTQ Nasional XXXI Hampir Rp500 Juta Sehari
SEMARANG[BahteraJateng] — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah tak hanya menjadi ajang keagamaan, tetapi juga ikut menggerakkan perekonomian daerah. Transaksi produk UMKM di Pameran Serambi Nusantara, Semarang, tercatat hampir mencapai Rp500 juta per hari.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, nilai transaksi tersebut menunjukkan besarnya dampak ekonomi yang muncul dari penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI.
“Per hari hampir Rp500 juta pendapatan yang dihasilkan oleh mereka. Artinya, kalau satu minggu sudah berapa. Bagus sekali,” kata Luthfi seusai meninjau Pameran Serambi Nusantara di kawasan parkir Simpang Lima atau eks E-Plaza Semarang pada Senin (14/9).
Menurut Luthfi, kehadiran peserta, kafilah, pendamping, dan masyarakat selama MTQ menciptakan pasar bagi produk UMKM dari berbagai daerah.
“Ini membuktikan bahwa melalui MTQ, UMKM ikut tumbuh dan berkembang. Mereka yang berasal dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota dapat bertemu, sehingga kita bersama-sama merasakan perputaran ekonomi di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.
Pameran Serambi Nusantara diikuti 150 stan. Pesertanya terdiri atas 24 stan provinsi, 70 stan kabupaten/kota, 20 stan kuliner, 10 stan mitra, 12 stan kementerian, dan 14 stan mandiri.
Beragam produk ditawarkan, mulai makanan dan oleh-oleh, kain tradisional, kerajinan, fesyen, aksesori, hingga produk kreatif daerah.
Sekretaris I Dekranasda Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Lintje Siwabessy Paiman, mengatakan antusiasme pengunjung terhadap produk Papua cukup tinggi.
“Hari pertama kami sampai kewalahan. Mungkin masyarakat ingin melihat apa saja yang dibawa oleh teman-teman dari Papua,” katanya.
Pameran berlangsung 12-19 September 2026 dan diharapkan memperluas pasar UMKM sekaligus meninggalkan dampak ekonomi setelah MTQ berakhir.


