Louis Philippe Dalembert
Penulis Prancis Louis Philippe Dalembert saat bertemu Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di Balai Kota Semarang, Jumat (11/9).(Foto. BahteraJateng/day)

Penulis Prancis Louis Philippe Dalembert Jadi “Warga Semarang” Selama Tiga Bulan

SEMARANG[BahteraJateng] — Penulis asal Prancis, Louis Philippe Dalembert, siap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Semarang selama tiga bulan. Penulis kelahiran Kepulauan Haiti itu akan memanfaatkan waktunya untuk menjelajahi berbagai sudut kota dan menggali cerita sebagai bahan karya.

Louis Philippe datang ke Semarang untuk menjalani proses kreatif sekaligus menulis buku. Ia menyatakan tidak ingin hanya menjadi pengunjung, tetapi berusaha berbaur dan mengenal kehidupan masyarakat secara langsung.

“Saya pastikan saya akan menjadi warga Semarang selama di sini, pergi ke tempat yang unik untuk menghasilkan sebuah karya,” kata Louis Philippe saat bertemu Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di Balai Kota Semarang pada Jumat (11/9).

Agustina menyambut baik kedatangan Louis Philippe. Ia meminta sang penulis tidak hanya mengunjungi tempat-tempat yang dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga menyusuri kampung, bertemu masyarakat, serta mendengarkan cerita kehidupan sehari-hari.

“Temui orang-orangnya. Dengarkan percakapan di kampung-kampung. Berbincanglah dengan para penulis, komunitas, mahasiswa, pelajar, anak-anak,” ujar Agustina.

Menurut Agustina, Semarang memiliki banyak cerita yang belum tercatat dalam buku sejarah. Keberagaman masyarakat, kehidupan kampung, kreativitas anak muda, hingga berbagai kisah keseharian dapat menjadi sumber inspirasi bagi Louis Philippe.

Agustina juga mendorong Louis Philippe bertemu dengan penulis muda Semarang untuk berbagi pengalaman dan membuka ruang pertukaran gagasan.

Ia berharap pengalaman selama tiga bulan tersebut dapat memperkenalkan sisi lain Semarang melalui karya sastra.

“Semarang memiliki cerita yang lebih panjang dari apa yang dilihat,” kata Agustina.

Kehadiran Louis Philippe juga mengingatkan Agustina pada jejak penyair Prancis Arthur Rimbaud yang pernah datang ke Semarang sekitar 150 tahun lalu. Menurutnya, kedatangan Louis Philippe dapat menjadi perjalanan baru dalam membangun persahabatan antara Prancis dan Semarang melalui dunia sastra.

Bagi Louis Philippe, tiga bulan di Semarang menjadi kesempatan untuk mengenal kota dari dekat, berinteraksi dengan warganya, dan menemukan cerita-cerita unik yang dapat diolah menjadi karya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *