Perhutani Kebonharjo Optimalkan Pendapatan Wisata Watu Layar
REMBANG[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Kebonharjo memperkuat sinergi dengan LMDH Sido Mulyo Desa Binangun, Kecamatan Lasem untuk mengoptimalkan pengelolaan Wisata Watu Layar pada Senin (14/9).
Langkah ini merupakan upaya Perhutani memaksimalkan potensi pendapatan dari sektor jasa lingkungan dan pariwisata.
Optimalisasi difokuskan pada peningkatan sarana prasarana, penataan fasilitas pengunjung, serta efisiensi tata kelola tiket masuk Watu Layar yang dinilai memiliki daya tarik tinggi dan masih bisa dikembangkan.
Administratur/KKPH Kebonharjo melalui Asper/KBKPH Gunung Lasem, Siswanto, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan masyarakat sekitar hutan adalah kunci pengelolaan wisata berbasis kelestarian.
“Melalui kemitraan kuat dengan LMDH Sido Mulyo, potensi Watu Layar bisa digali optimal. Ini tidak hanya tingkatkan Pendapatan Asli Perhutani, tapi juga berdampak ekonomi langsung bagi Desa Binangun,” ujarnya.
Ketua LMDH Sido Mulyo, Sabar Santoso, menyambut baik dan berkomitmen aktif menjaga kebersihan, keamanan, serta mempromosikan destinasi ini agar dikenal wisatawan lokal maupun luar daerah.
“Kami siap berkolaborasi dengan Perhutani untuk majukan Watu Layar,” ucapnya.
Melalui kerja sama ini, Perhutani Kebonharjo dan LMDH Sido Mulyo berharap Watu Layar berkembang menjadi destinasi unggulan di Rembang yang mengintegrasikan perlindungan hutan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan pendapatan berkelanjutan.(day)


