Pastikan Zero Halinar, Lapas Purwodadi Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine
GROBOGAN[BahteraJateng] — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi, Grobogan, menggelar razia gabungan dan tes urine sebagai bagian dari komitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar) pada Senin (21/9).
Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kamar serta lingkungan blok hunian warga binaan untuk mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang maupun pelanggaran tata tertib.
Selain razia, petugas juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap warga binaan dan pegawai. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas Purwodadi.
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi Erik Murdiyanto mengatakan, razia dan tes urine merupakan bagian dari pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan deteksi dini dan pengawasan secara konsisten. Sinergi bersama TNI, Polri dan BNNP Jawa Tengah menjadi langkah penting dalam memastikan Lapas Purwodadi tetap aman, tertib, serta bebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkotika,” ujar Erik.
Pengawasan juga dilakukan terhadap Wartelsuspas untuk memastikan fasilitas komunikasi warga binaan digunakan sesuai ketentuan. Pengecekan tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan sarana komunikasi untuk aktivitas yang melanggar aturan.
Kasat Narkoba Polres Grobogan menyatakan dukungan terhadap razia gabungan dan tes urine tersebut. Menurutnya, sinergi antarinstansi penting untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
Perwakilan Kodim 0717/Grobogan juga mendukung kegiatan tersebut sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan menciptakan kondisi Lapas Purwodadi yang aman, tertib, dan kondusif.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Lapas Purwodadi menegaskan pengawasan akan terus diperkuat bersama aparat penegak hukum dan BNNP Jawa Tengah untuk menjaga komitmen Zero Halinar.


