Harda Minta Suporter PSIM-PSS Wujudkan Kesepakatan Damai di Derbi DIY
YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta suporter PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman benar-benar menjalankan kesepakatan damai yang telah ditandatangani bersama menjelang dua pertandingan derbi DIY di BRI Super League 2026–2027.
Harda menekankan kesepakatan tersebut tidak boleh berhenti pada acara penandatanganan. Ia meminta komitmen menjaga kedamaian diwujudkan secara nyata ketika kedua tim bertanding.
“Saya inginkan apa yang Anda tandatangani hari ini tulus dari hati yang murni, bahwasanya kita satu, kita Jogja, maka harus damai,” tegas Harda dalam pertemuan di Gedung Promoter Mapolda DIY, Rabu (16/9/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pihak yang berkaitan dengan pertandingan PSIM dan PSS, termasuk kelompok suporter, manajemen klub dan panitia penyelenggara. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Bupati Sleman Harda Kiswaya turut menyaksikan kesepakatan tersebut.
Harda mengaku bersyukur pertemuan yang diinisiasi Polda DIY tersebut dapat terlaksana. Ia berharap kesepakatan bersama itu dapat menciptakan suasana pertandingan yang aman sekaligus mendukung prestasi sepak bola di DIY.
“Bismillahirrahmanirrahim. Yang pertama saya mengucapkan rasa syukur kepada Allah acara ini bisa terselenggara dengan baik. Matur nuwun kepada Polda DIY dan juga tamu kepentingan kabupaten kota. Mudah-mudahan agenda kali ini terwujud suasana pertandingan liga satu betul-betul bisa aman dan berprestasi,” kata Harda.
Dua pertandingan derbi DIY antara PSIM dan PSS pada kompetisi Liga Super musim 2026–2027 dijadwalkan berlangsung pada 10 Desember 2026 dan 20 Februari 2027.
Harda kembali mengingatkan para suporter agar memiliki kesungguhan dalam menjalankan kesepakatan yang telah dibuat. Menurutnya, hal terpenting bukan hanya isi dokumen yang ditandatangani, tetapi pelaksanaannya di lapangan.
“Saya minta dengan hati yang ikhlas dan hati yang murni, sungguh-sungguh apa yang ditandatangani hari ini bisa diwujudkan nyata. Itu yang paling penting,” ujarnya.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan berharap kesepakatan tersebut menjadi awal yang baik dalam pelaksanaan pertandingan PSIM dan PSS.
“Semoga ini dapat menjadi hal baik untuk mengawali pertandingan kedua tim. Diharapkan melalui kegiatan ini seluruh rangkaian pertandingan PSIM dan PSS Sleman aman, tertib, dan tentunya yang utama keselamatan dan keamanan dari seluruh pihak dapat terjamin,” kata Ihsan.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo turut mengapresiasi Polda DIY yang telah menginisiasi pertemuan tersebut. Ia menyebut kesepakatan yang dibuat telah melibatkan berbagai unsur terkait penyelenggaraan pertandingan.
“Terima kasih kepada Pak Kapolda, Kabid Humas dan direktur di Polda yang menginisiasi ini. Sebelumnya saya ngobrol dengan Pak Bupati bahwa kita ingin bertemu dan bicara mengenai hal ini. Pada kesempatan kali ini Polda sudah menginisiasi kesepakatan bersama,” ujar Hasto.
Hasto menambahkan, kesepakatan tersebut juga memuat sejumlah langkah yang dapat dilakukan apabila kondisi pada hari pertandingan tidak memungkinkan. Salah satunya terkait kemungkinan perubahan lokasi pertandingan.
“Oleh karena itu, beberapa komitmen yang tertuang dalam kesepakatan itu menyelesaikan separuh dari pekerjaan kita. Ada negosiasi pada hari H, misalkan situasi tidak memungkinkan harus dipindah tempat, itu semua tertuang dalam kesepakatan tadi,” jelasnya.(day)


