Jalan Unta Raya
Aspal baru di Jalan Unta Raya mengalami kerusakan akibat dilintasi alat berat jenis bego.(tangkapan layar ig)

Dewan Soroti Lemahnya Koordinasi DPU Semarang, Aspal Baru Jalan Unta Raya Langsung Rusak

SEMARANG[BahteraJateng] – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo, menyoroti lemahnya koordinasi antarbidang di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang setelah aspal baru di Jalan Unta Raya mengalami kerusakan akibat dilintasi alat berat jenis bego.

Kerusakan terjadi ketika alat berat yang digunakan untuk pengerukan sungai melintasi jalan yang baru selesai diaspal. Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga karena permukaan jalan yang semula mulus menjadi rusak.

Rahmulyo mengaku langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga. Dari hasil pengecekan, ia mendapati kerusakan aspal tidak terlalu parah, tetapi tetap disayangkan karena pekerjaan pengaspalan belum lama dilakukan.

“Langsung saya datangi, saya cek. Memang rusak tapi tidak parah. Di sini warga merasa kecewa karena jalan baru yang mulus, sedikit gompel-gompel kena ban dari bego,” katanya pada Rabu (21/10).

Menurut Rahmulyo, kejadian tersebut menjadi bukti perlunya perbaikan koordinasi internal DPU. Sebab, pengaspalan jalan dan pengerukan sungai sama-sama dikerjakan oleh dinas tersebut, meski berada di bawah bidang berbeda.

Pengaspalan Jalan Unta Raya dilakukan Bidang Bina Marga, sedangkan pengerukan sungai menjadi pekerjaan Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPU Kota Semarang.

“Iki bukti lemahnya koordinasi antarbidang di satu dinas. Harapannya bisa jadi pelajaran agar ke depan tidak lagi terjadi,” ujarnya.

Rahmulyo mengatakan telah meminta DPU memperbaiki bagian jalan yang rusak. Ia menyebut penyedia jasa pengaspalan bersedia melakukan perbaikan.

“Alhamdulillahnya penyedia mau memperbaiki. Ini kasihan sopir begonya juga kemarin sempat shock, jangan lagi lah terulang kejadian serupa,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, belum memberikan keterangan mengenai kerusakan tersebut dan langkah penanganan yang akan dilakukan hingga berita ini ditulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *