Pra Mukerda MUI Jateng
Peserta Pra Mukerda MUI Jateng menyiapkan materi Mukerda dan Peluncuran WHO 2026 di MAJT, Sabtu (10/10/2026).(Foto. BahteraJateng/SH)

MUI Jateng Siapkan Mukerda dan Peluncuran Wajib Halal Oktober 2026

SEMARANG[BahteraJateng] – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah akan menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) yang akan dibuka Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi pada Sabtu (17/10/2026) mendatang.

Sekretaris Umum MUI Jateng, Muhammad Syaifudin mengatakan, Mukerda dijadwalkan akan berlangsung di Metro Views Hotel, Jl. KH Agus Salim 2-4 Semarang, Sabtu-Minggu (17-18/10/2026) , pesertanya seluruh pengurus MUI Jateng dan utusan MUI Kabupaten/Kota se-Jateng.

“Sebelum Mukerda kami menggelar agenda Pra Mukerda di Masjid Agung Jateng (MAJT) Sabtu (10/10/2026), agendanya menyiapkan bahan yang akan dibahas dan diputuskan di arena Mukerda,” kata kiai Syaifudin usai Pra Mukerda, di Semarang pada Sabtu (10/10).

Ketua umum MUI Jateng Prof. Noor Achmad, saat menutup Pra Mukerda mengatakan bersamaan dengan Mukerda akan dilaksanakan Peluncuran Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 secara resmi oleh gubernur Jateng.

Menurutnya, para peserta Mukerda dijadwalkan akan mengikuti pembekalan dan sosialisasi WHO 2026 yang akan disampaikan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Sugiono dan Kepala Badan Penyelanggara Jaminan Produk Halal ( BPJPH), Ahmad Haikal Hasan.

Selain itu lanjutnya, Mukerda juga mengagendakan sesi Harmonisasi Zakat dan Sertifikasi Halal untuk memaksimalkan peran Baznas Dalam Mengangkat Martabat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Binaan dan rakor Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) bersama Komisi Fatwa MUI Jateng.

“Alhamdulillah agenda Pra Mukerda berjalan lancar, 12 komisi yang menjadi perangkat Dewan Pimpinan MUI Jateng telah mengumpulkan bahan dan telah disinkronkan, selanjutnya akan dimatangkan di forum Mukerda yang akan datang bersama utusan MUI Kabupaten/Kota se-Jateng,” katanya.

Dia menambahkan, penyiapan materi Mukerda mengacu pada garis-garis besar program kerja MUI Jateng yang diputuskan dalam Musda 2026 beberapa waktu lalu dengan dilandasi spirit sodiqul hukama (mitra pemerintah) dan khodimul ummah (pelayan umat).

“Dengan demikian diharapkan program -program kerja MUI Jateng yang direalisasikan nantinya menjadi bagian dari upaya-upaya menjawab persoalan keumatan yang tidak mungkin diselesaikan secara sendiri-sendiri, tetapi harus dilakukan bersama-sama,” tuturnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *