Sido Muncul Makin Serius Kembangkan Ekspor Ke Negara Eropa
JAKARTA[BahteraJateng] – Manajemen PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk semakin agresif mengembangkan pasar ekpor di negara kawasan Uni Eropa, setelah sukses menggarap pasar Afrika, Malaysia, Filipina dan semenanjung Arab Saudi.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan pasar ekspor akan menjadi fokus penjualan produk Sido Muncul, seiring membaiknya daya beli masyarakat, selain pasar domestik tetap terjaga.

Dalam upaya pengembangan bisnis ekspornya, Sido Muncul kini mulai serius menggarap peluang pasar di negara-negara kawasan Uni Eropa.
“Berbagai strategi kini sudah kami siapkan, khusus untuk garap pasar Uni Eropa,” ujar Irwan saat menerima kunjungan wartawan Semarang yang tergabung dalam Jurnalis Sobat Sido Muncul di ruang kerjanya, Jumat (12/7).

Menurutnya, strategi yang disiapkan salah satu di antaranya dengan menggaet
petenis tangguh asal Prancis Alize Lim, untuk menjadi brand ambassador produk Tolak Angin
Irwan berkeyakinan dengan
Alize Lim sebagai brand ambassador produk Tolak Angin, peluang pasar di negara Uni Eropa akan semakin cepat dapat digarap.
“Peluang pasar Eropa akan dapat dimanfaatkan dan ke depan pertumbuhan penjualan juga cepat, mengingat kompetitornya tidak banyak, bahkan daya beli masyarakatpun sudah kembali membaik,” tutur Irwan
Irwan pun menargetkan porsi penjualan ekspor bisa mencapai sebesar 6%-7% dari total penjualan tahun ini.
Irwan menambahkan, pencapaian bisnis ekspor selama Kuartal 1- 2024 mencatat cukup menggembirakan, yang didukung dari kontribusi penjualan ekspor terutama ke Negara Asia Tenggara khususnya Malaysia, selain Thailand, Filipina, Jepang. Bahkan Australia, Amerika, Afrika Timur.
Irwan menuturkan, capaian kinerja penjualan perusahaan, masih sangat positif, mengingat sejak awal 2024 tampak daya beli masyarakat kembali tumbuh signifikan, tidak hanya dipasar domestik, tetapi juga pasar ekspor.
“Tidak hanya itu, realisasi pengembangan pasar ekspor juga gencar dilakukan melalui Kenya dan negara semenanjung Arab dan Negeria, Jepang dan kini Uni Eropa,” ujar Irwan.
Irwan menambahkan, penjualan ekspor tumbuh sebesar 44%, dengan kontribusi 7% terhadap total penjualan pada kuartal pertama 2024. Ini menunjukkan tren peningkatan belanja konsumen pada 2024 mulai terlihat dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, produk Tolak Angin sebagai unggulan Sido Muncul yang akan menjadi lokomotif untuk meningkatkan pasar dan perluasan ekspor ke berbagai negara. Apalagi Tolak Angin kini sudah semakin dikenal di pasaran ekspor, selain Kuku Bima Ener-G.
Dengan demikian, tutur Irwan, manajemen Sido Muncul, sangat optimistis tren kinerja positif ini berlanjut pada kuartal-kuartal berikutnya, menyusul daya beli masyarakat kembali melonjak mengembirakan.
“Kami berharap permintaan dan daya beli akan terus semakin meningkat, setelah kondisi perekonomian kembali membaik. Bahkan kami berupaya terus mengembangkan pasar ekspor,” tutur Irwan.
Sido Muncul, tutur Irwan, juga telah menambah produk terbaru yakni Tolak Angin Batuk yang telah diluncurkan. Tolak Angin Batuk melengkapi varian dari Tolak Angin yang telah ada dan telah dikenal di kalangan masyarakat konsumen luas.
Mulai dari Tolak Angin Cair, Tolak Angin Bebas Gula,Tolak Angin Flu, Tolak Angin Anak, Tolak Angin care, Permen Tolak Angin, Permen Tolak Angin Bebas Gula, dan Balsam Tolak Angin.

