Banjir Bandang Lereng Gunung Slamet, Tujuh Rumah di Mrebet Hanyut
PURBALINGGA[BahteraJateng] — Banjir bandang melanda kawasan lereng Gunung Slamet dan menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga pada Jumat (23/1) malam. Sedikitnya tujuh unit rumah warga di Desa Sangkanayu dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Soso.
Kepala Desa Sangkanayu, Ali Nur Setiawan, mengatakan banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
Air bah yang berasal dari lereng Gunung Slamet membawa material kayu dan bebatuan, sehingga membuat aliran Sungai Soso meluap.
“Material banjir menyebabkan sungai tidak mampu menampung debit air. Arusnya sangat deras,” ujar Ali pada Sabtu (24/1).
Ia menjelaskan, luapan sungai mengarah ke permukiman warga yang berada di bantaran sungai. Akibatnya, tujuh rumah warga terseret arus dan hilang terbawa banjir.
“Tujuh rumah hanyut. Lokasinya memang berada dekat aliran sungai,” jelasnya.
Selain merusak rumah warga, banjir bandang juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur. Dua jembatan di wilayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan arus dan material banjir. Sejumlah fasilitas umum turut terdampak.
Warga setempat juga mengaku mengalami kerugian lain, seperti kehilangan ternak yang terbawa arus banjir. Hingga saat ini, aparat desa bersama warga masih melakukan pendataan kerusakan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.(day)

