Bupati Demak Soroti Fenomena Perang Sarung
DEMAK [BahteraJateng]- Bupati Demak Estianah menyoroti fenomena perang sarung dan Es Moni selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
“Masyarakat menjauhi hal-hal tersebut yang dapat menganggu keamanan dalam suasana Ramadan,” ungkap Estianah di sela-sela FKUU (Forum Komunikasi Ulama Umaroh) berlangsung di Aula Kecamatan Demak kota, Senin (17/3).
Dia menyebutkan, FKUU (Forum Komunikasi Ulama Umaroh) adalah Program unggulan bupatisebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjalin komunikasi dan dialog bersama masyarakat.
Dalam kesempatan itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan demi mencapai masyarakat lebih maju dan bermartabat. Momen Idul Fitri penyelenggaran takbir keliling diharapkan dilaksanakan tertib tanpa menggunakan sound horeg.
“Untuk menjaga ketenangan dalam merayakan Idul Fitri,” ungkap dia didampingi Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin.
Plt Camat Demak , Okky Andrianto mengungkapkan, pemkab memberikan perhatian serius terhadap permasalahan selama ini kerap terjadi di masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas wilayah, terlebih selama bulan Ramadan.
“Berharap kepada masyrakatnya untuk membuat ogoh ogoh dalam tema agamis dan untuk takbir keliling hanya di wilayah desa masing-masing,” kata dia.

