Bupati Sleman Pengajian Hari Bermuhammadiyah
Bupati Sleman Harda Kiswaya menghadiri Pengajian Hari Bermuhammadiyah Kabupaten Sleman yang digelar di kawasan Museum Gunungapi Merapi (MGM), Kapanewon Pakem, Sabtu (1/8).(Dok. Humas Pemkab)
|

Bupati Sleman Hadiri Pengajian Hari Bermuhammadiyah, Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah bagi Pembangunan Daerah

YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Bupati Sleman Harda Kiswaya menghadiri Pengajian Hari Bermuhammadiyah Kabupaten Sleman yang digelar di kawasan Museum Gunungapi Merapi (MGM), Kapanewon Pakem pada Sabtu (1/8).

Acara tersebut diikuti jajaran pimpinan Muhammadiyah tingkat daerah hingga cabang serta ribuan jemaah yang memadati lokasi kegiatan.


Dalam sambutannya, Harda memberikan apresiasi atas terselenggaranya pengajian tersebut. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembinaan karakter, mental, dan spiritual masyarakat.

Ia menilai kegiatan pengajian memiliki peran penting sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjadi benteng moral di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang terus berlangsung.


“Pengajian bukan hanya menjadi tempat menambah wawasan keislaman, tetapi juga memperkuat karakter, melindungi diri dari pengaruh negatif, serta mempererat ukhuwah Islamiyah,” ujar Harda.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pakem, R. Agung Nugroho, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Sleman beserta seluruh jemaah yang mengikuti kegiatan tersebut.

Sebagai tuan rumah, ia berharap momentum Hari Bermuhammadiyah dapat semakin memperkuat silaturahmi warga Muhammadiyah sekaligus membawa manfaat bagi masyarakat Sleman.

Menurut Agung, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah konsumsi yang disiapkan panitia tidak mencukupi.

“Kami menyiapkan tujuh ribu snack, namun ternyata masih kurang. Artinya, jumlah jemaah yang hadir hari ini lebih dari tujuh ribu orang,” katanya.

Pengajian Hari Bermuhammadiyah kali ini menghadirkan Dr. Ahmad Munir, mantan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo periode 2010–2015, sebagai penceramah utama.

Selain pengajian, panitia juga menggelar berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar UMKM, donor darah, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta pameran potensi warga Muhammadiyah. (day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *