Dekranasda Jateng
Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin, saat audiensi dengan Dinas Koperasi dan UKM di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jateng, Kamis (2/4).(Dok. Humas Pemprov)

Dekranasda Jateng Libatkan UMKM Sukseskan MTQ Nasional 2026 di Semarang

SEMARANG[BahteraJateng] — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menyukseskan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang.

Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin, mengatakan ajang MTQ Nasional tidak hanya menjadi kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


“Dekranasda ikut berkontribusi untuk kesuksesan MTQ. Kami menyediakan seragam batik untuk peserta, memasok makanan, hingga tas suvenir. Ini menjadi pendorong bagi UMKM di Jawa Tengah,” ujarnya usai audiensi dengan Dinas Koperasi dan UKM di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jateng pada Kamis (2/4).

Ia menjelaskan, Dekranasda bersama Dinas Koperasi dan UKM akan terlibat dalam berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari desain dan produksi seragam, pembuatan suvenir dan maskot berbasis kerajinan, hingga partisipasi dalam bazar dan pameran selama acara berlangsung.

Seluruh kebutuhan tersebut akan melibatkan pengrajin serta pelaku UMKM dari berbagai daerah di Jawa Tengah, sekaligus menjadi sarana promosi produk unggulan dari 35 kabupaten/kota.

Selain itu, Galeri Dekranasda Jateng juga akan dibuka sebagai pusat oleh-oleh khas daerah selama pelaksanaan MTQ.

Saat ini, persiapan terus dilakukan, termasuk penyusunan desain seragam. Tercatat sudah ada tujuh motif batik yang disiapkan, seperti semen gurdo, sawunggaling, burung kuntul, parang, madu bronto, hingga lung-lungan kembang. Desain tersebut masih dalam tahap pembahasan sambil menunggu penetapan logo dan maskot resmi MTQ 2026.

Nawal berharap, pelaksanaan MTQ Nasional XXXI dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Jawa Tengah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan MTQ terus dimatangkan.

Menurutnya, saat ini tahapan telah memasuki aspek teknis, termasuk penyiapan logo, maskot, tema, serta koordinasi dengan 35 kabupaten/kota.

Ia menambahkan, ajang MTQ juga akan dimanfaatkan untuk mempromosikan wisata halal melalui penyediaan bazar UMKM dan berbagai tenant, mulai dari busana hingga kuliner syariah.

“Sejak tahun lalu rapat sudah dilakukan. Sekarang masuk tahap teknis. Kita ingin sukses penyelenggaraan sekaligus sukses prestasi,” ujarnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *