Peneliti INSTRAN (Inisiatif Strategis untuk Transportasi), Ki Darmaningtyas.(Foto Ist)
Peneliti INSTRAN (Inisiatif Strategis untuk Transportasi), Ki Darmaningtyas.(Foto Ist)

Dirut Jasa Marga Baru, Saatnya Peduli Keselamatan Pengguna Tol

JAKARTA[BahteraJateng] – Peneliti dari INSTRAN (Inisiatif Strategis untuk Transportasi), Ki Darmaningtyas  menyampaikan selamat atas pengangkatan Rivan Achmad Purwantono sebagai Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Menurutnya, Rivan bukanlah sosok baru dalam dunia transportasi, meski latar belakang utamanya berasal dari dunia perbankan.


“Pengalaman beliau sebagai Direktur Utama PT Jasa Raharja telah menunjukkan kepeduliannya terhadap isu-isu keselamatan lalu lintas dan korban kecelakaan, dengan berbagai terobosan digitalisasi layanan yang mempercepat pemberian santunan serta membuka ruang dialog lintas disiplin,” ujarnya, Kamis (8/5).

Harapan akan Penurunan Angka Kecelakaan di Jalan Tol
Dengan latar belakang tersebut, ia berharap kepemimpinan Rivan di PT Jasa Marga mampu membawa perubahan signifikan dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan tol.


Rivan mengetahui dengan baik pola dan sebab-musabab kecelakaan, serta tipe kendaraan yang kerap terlibat dalam kecelakaan fatal.

Hal ini menjadi modal penting dalam merumuskan kebijakan berbasis data untuk mendorong keselamatan dan kenyamanan pengguna tol.

“Jalan tol bukan hanya infrastruktur ekonomi—ia adalah ruang publik yang harus menjamin keselamatan warganya. Keuntungan finansial memang penting, tetapi keselamatan dan keberlanjutan jauh lebih esensial, apalagi untuk perusahaan terbuka seperti Jasa Marga,” tuturnya.

Mendorong Prioritas untuk Angkutan Umum
Selain keselamatan, ia juga mendorong agar PT Jasa Marga turut memberikan perhatian pada pengembangan angkutan umum di jalan tol.

Berikut adalah tiga langkah konkret yang dapat dilakukan: pertama Memberikan Prioritas Jalur Tol untuk Angkutan Umum Massal yaitu mengizinkan angkutan umum, seperti bus AKAP dan Transjabodetabek, untuk melintasi lajur khusus pada jam sibuk akan mendorong peralihan pengguna dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Ini adalah gagasan lama yang pernah didorong oleh Presiden Joko Widodo saat menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2013, namun hingga kini belum terealisasi karena belum adanya dukungan dari BUJT. Dengan kepemimpinan baru yang berpikiran terbuka, ini saatnya untuk mewujudkannya.

Kemudian, Memberikan Diskon Tarif Tol bagi Angkutan Umum, yaitu diskon tarif akan membantu operator menekan biaya operasional dan dialihkan untuk pemeliharaan armada, yang pada akhirnya juga berdampak positif pada keselamatan.

Dan terakhir, Penyediaan dan Legalisasi Bus Stop di Rest Area, yaitu di sejumlah rest area, terutama wilayah Jabodetabek, angkutan umum kini telah menjadi moda pilihan warga untuk naik dan turun. Sudah saatnya lokasi-lokasi ini dilegalkan dan dilengkapi dengan fasilitas bus stop resmi agar penumpang merasa aman dan nyaman.

Ki Darmaningtyas berharap kepemimpinan baru PT Jasa Marga di bawah Rivan Achmad Purwantono akan menjadikan keselamatan dan pelayanan publik sebagai prioritas utama.

“Semoga gagasan-gagasan ini dapat diakomodasi demi transportasi yang lebih beradab dan berkelanjutan,” pungkasnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *