Goa Terawang Ecopark Jadi Destinasi Wisata Favorit di Blora Selama Libur Nataru
BLORA[BahteraJateng] – Objek wisata Goa Terawang Ecopark di kawasan hutan RPH Jembangan, BKPH Kalonan, Perum Perhutani KPH Blora, menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Selama masa liburan tersebut, jumlah kunjungan wisatawan mengalami peningkatan signifikan. Pengelola mencatat lonjakan pengunjung hingga lima kali lipat dibandingkan hari normal. Antrean wisatawan bahkan sudah terlihat sejak pagi hari di pintu masuk kawasan wisata, terutama pada Minggu (4/1).

Tingginya minat pengunjung tidak hanya didorong oleh keindahan Goa Terawang yang memiliki stalaktit dan stalagmit alami, tetapi juga beragam wahana permainan dan fasilitas pendukung yang tersedia di area wisata.
Wahana petualangan seperti jeep adventure, ATV, dan Rainbow Slide menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Selain itu, fasilitas ramah anak seperti kolam renang anak dan Donkey Train turut melengkapi pengalaman berwisata keluarga.

Kafe yang berada di dalam maupun di luar kawasan goa juga ramai dikunjungi wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati suasana alam.
Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (PPB) KPH Blora, Wachid Suhartono, menyampaikan bahwa tingginya jumlah kunjungan selama libur Nataru menjadi indikator positif bagi pengembangan Goa Terawang Ecopark sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Blora.
“Alhamdulillah, selama libur Nataru 2025/2026 pengunjung Goa Terawang Ecopark sangat ramai. Kami berharap ke depan destinasi ini semakin diminati dan mampu memberikan kepuasan kepada para wisatawan,” ujar Wachid, belum lama ini.
Sementara itu, General Manager pengelola Goa Terawang Ecopark, Aries, menyebutkan bahwa sejak 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 jumlah pengunjung mencapai lebih dari 30 ribu orang, baik dari Blora maupun luar daerah.
Menurutnya, peningkatan kunjungan tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi pengelola untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Pihak pengelola juga memastikan penerapan protokol keamanan dan kesehatan secara ketat guna menjamin kenyamanan serta keselamatan pengunjung selama berwisata.(day)

