Mengenang Budi Santoso: Tokoh Pers, Industri, dan Pembangunan Kota Semarang
Oleh Gunoto Saparie
Tanggal 25 Maret 2025 menjadi hari duka bagi dunia pers, industri, serta masyarakat Jawa Tengah. Ir. Budi Santoso, mantan Pemimpin Umum Suara Merdeka Semarang, berpulang pada usia 77 tahun. Lahir pada 28 Februari 1948, Budi Santoso dikenal sebagai sosok yang berperan besar dalam berbagai sektor, mulai dari pers, industri, politik, hingga pembangunan Kota Semarang.

Saya merasa beruntung pernah menjadi wartawan di Harian Wawasan, media yang berada di bawah Suara Merdeka Group. Gaya kepemimpinan Budi Santoso sangat berkesan bagi saya. Ia selalu menekankan profesionalisme dalam jurnalisme, namun tetap mempertahankan nuansa kekeluargaan di lingkungan kerja. Sebagai pemimpin Suara Merdeka, ia berperan penting dalam membentuk arah pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Di bawah kepemimpinannya, Suara Merdeka berkembang menjadi salah satu surat kabar terkemuka di Jawa Tengah. Selain menyajikan berita, media ini juga menjadi wadah pemikiran, kritik sosial, serta informasi tentang berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, budaya, dan politik. Budi Santoso dikenal dengan dedikasinya terhadap kualitas jurnalisme, menekankan pentingnya objektivitas dan integritas.

Saat dunia pers mulai memasuki era digital, Budi memastikan Suara Merdeka tetap inovatif tanpa kehilangan nilai-nilai jurnalistiknya. Dengan kepemimpinannya, media ini mampu beradaptasi dengan teknologi digital, tetap relevan, dan terus memberikan informasi yang kredibel bagi masyarakat.
Selain di dunia pers, Budi Santoso juga memiliki kontribusi besar di sektor industri. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah. Dalam perannya, ia berupaya memajukan dunia usaha, memperkuat jaringan bisnis, dan mendukung kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Budi Santoso memahami bahwa kemajuan industri tidak hanya bertumpu pada sektor usaha besar, tetapi juga pada UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Ia aktif memperjuangkan kebijakan yang mendukung pengusaha kecil dan menengah agar bisa berkembang dan bersaing.
Di dunia politik, Budi Santoso juga berperan sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia yang mewakili Jawa Tengah. Di tingkat legislatif, ia vokal menyuarakan aspirasi masyarakat daerahnya. Tidak hanya memperjuangkan isu nasional, ia juga berfokus pada kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Sebagai wakil rakyat, Budi dikenal sebagai sosok yang senantiasa berdialog dengan masyarakat untuk memahami kebutuhan mereka. Ia berupaya mencari solusi yang tepat demi kemajuan daerahnya. Komitmennya di dunia politik menjadikannya sebagai figur yang dihormati dan dihargai oleh banyak kalangan.
Di tingkat lokal, peran Budi Santoso dalam pembangunan Kota Semarang juga sangat besar. Sebagai Ketua Dewan Pengembangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang, ia terlibat dalam berbagai program pembangunan, termasuk perbaikan sistem transportasi, pengembangan infrastruktur, dan peningkatan fasilitas publik.
Ia juga mendorong sektor pariwisata Semarang agar berkembang dengan memanfaatkan kekayaan sejarah dan budaya kota ini. Di bawah kepemimpinannya, banyak program pembangunan yang berhasil dijalankan, menjadikan Semarang sebagai kota metropolitan yang semakin maju.
Budi Santoso adalah sosok yang tidak hanya dikenal karena prestasi profesionalnya, tetapi juga karena dedikasinya terhadap kemajuan daerah. Kiprahnya di dunia pers, industri, politik, dan pembangunan menjadikan beliau sebagai tokoh inspiratif.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak. Namun, warisan yang ia tinggalkan akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya dalam membangun Jawa Tengah yang lebih maju.

