| | |

Pemkot Semarang Targetkan Semua PTSL 2023 Diserahkan Januari 2024

SEMARANG[BahteraJateng] – Pemerintah Kota Semarang bersama Kantor Pertanahan Kota Semarang menargetkan penyerahan sertifikat program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) 2023 selesai pada Januari 2024 ini.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Semarang, Sigit Rachmawan Adhi mengatakan ada 8.249 sertifikat PTSL yang akan diserahkan kepada warga masyarakat di 16 Kecamatan di Kota Semarang.

Hingga saat ini sudah diserahkan untuk enam Kecamatan termasuk pada hari ini yakni penyerahan setifikat di Kecamatan Semarang Barat, Ngaliyan dan Tugu.

“Masih kurang 9 Kecamatan lagi dna kami targetkan selesai pada Januari ini. Dan mungkin tiga kali penyerahan lagi akan selesai,” ujar Sigit seusai kegiatan penyerahan sertifikat PTSL di Sport Centre Graha Padma, Kecamatan Semarang Barat, Senin (15/1).

PTSL yang merupakan program strategis nasional ini akan dilakukan hingga 2025. Anggaran yang dialokasikan juga mengambil dari kementerian dan bukan dari APBD.

Sigit menambahkan, di Kota Semarang masih ada sekitar 1.500 bidang tanah yang belum tersertifikasi atau sekitar 1% dari total keseluruhan.

“Hanya tinggal 1% atau 1.500 an bidang tanah yang belum bersertifikat dan targetnya 2024 ini selesai,” tuturnya.

Sementara untuk aset milik Pemerintah Kota Semarang hingga saat ini sudah hampir semuanya memiliki setifikat, hanya tinggal prasarana, sarana dan utilitas (PSU) yang belum keseluruhannya bersertifikat.

“Kalau PSU itu bisa dinamis, berkembang jadi begitu ada perumahan, ada PSU lalu diserahkan ke Pemkot untuk disertifikatkan menjadi aset jadi bisa berkembang. Untuk aset Kota Semarang tinggal PSU yang jumlahnya sesuai dengan jika ada perumahan yang menyerahkan PSU ke Pemkot,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menuturkan, penyerahan PTSL pada hari ini ada di tiga Kecamatan meliputi Semarang Barat ada 579 sertifikat, Kecamatan Ngaliyan ada 225 sertifikat dan Kecamatan Tugu ada 400 sertifikat.

Dia berharap pada Januari ini semua setifikat PTSL bisa diserahkan kepada masyarakat.

“Kita harapkan lusa akan safari lagi ke Banyumanik, gunungpati dan mijen jadi 1 hari minimal 3 Kecamatan. Setelah itu wilayah timur, seperti Candisari, Semarang selatan dan semarang timur,” tutur Ita panggilan akrab wali kota.

Ita menambahkan, untuk aset milik Pemkot bahkan sudah 100% bersertifikat. Hanya tinggal PSU saja dan akan diselesaikan pada 2024 ini.

“Punya pemkot sudah semua. Yang diterima Bu Tuning itu sertifikat SD Negeri 1 seluas 3000-an meter persegi,” ujarnya.

Salah seorang penerima setifikat dari Kelurahan Gisikdrono, Priyono mengaku senang pada akhirnya bisa mendapatkan setifikat PTSL setelah lima tahun mengajukan sertifikat.

“Alhamdulilah senang sekali setelah 5 tahun mengajukan,” tutur Priyono. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *