Agus Sugiharto
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, Agus Sugiharto.(Dok. Humas Pemprov)

Pemprov Jateng Imbau Warga Tak Panic Buying Isu BBM dan Elpiji

SEMARANG[BahteraJateng] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) terhadap bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di tengah munculnya kekhawatiran publik terkait ketersediaan energi.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah, Agus Sugiharto, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena stok BBM dan elpiji di wilayah Jateng dalam kondisi aman dan mencukupi.


“Berdasarkan koordinasi dengan Pertamina, stok BBM seperti Pertalite, Pertamax, Dexlite, Pertadex, Pertamax Turbo, serta LPG dalam kondisi aman,” ujarnya saat ditemui di Semarang pada Kamis (2/4).

Menurutnya, panic buying justru berpotensi menimbulkan gangguan distribusi dan menyebabkan kelangkaan semu di lapangan. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya yang beredar di media sosial.


Agus juga mengingatkan pentingnya menggunakan energi secara bijak untuk menjaga keseimbangan pasokan. Ia mendorong masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke moda transportasi yang lebih hemat energi, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum.

Selain itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut menginstruksikan langkah penghematan energi di lingkungan pemerintahan, termasuk dengan memaksimalkan rapat daring guna menekan konsumsi BBM dari perjalanan dinas.

Di sektor rumah tangga, warga diminta menggunakan elpiji secara wajar dan tidak berlebihan. Langkah sederhana tersebut dinilai dapat membantu menjaga stabilitas pasokan energi di tengah masyarakat.

Pemprov Jateng berharap dengan kesadaran bersama, distribusi energi tetap lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa gangguan.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *