|

Persaingan Bisnis Kuliner Dibalut Komedi dalam Film Coto vs Konro

SEMARANG [BahteraJateng]- Film Indonesia  mengangkat keragaman kuliner dibalut komedi dalam Coto Vs Konro.

Film Coto Vs Konro mengambil latar belakang Kota Makkasar menceritakan persaingan bisnis pengusaha kuliner.


Film diproduksi oleh DCU Production dan Rumah Semut Film menceritakan Haji Matto (Luthfi Sato) bersama Ibunya Hj. Ratna (Andi Naufah Patadjangi) dan anaknya Sara (Nielam Amir) memiliki warung Coto Haji Matto.

Coto Haji Matto menggunakan resep turun temurun nenek moyangnya selalu ramai pembeli.


Hingga suatu hari, datanglah Daeng Sangkala (Awaluddin Tahir) berniat untuk membeli warung Coto Haji Matto dan ingin menjadikan waralaba besar.

Haji Matto idealis menolak dengan keras karena mempertahankan keaslian cita rasa kuliner warungnya sejak dulu tak boleh berubah.

Beberapa minggu kemudian, Daeng Sangkala kembali bersama istrinya Lina (Aty Kodong) dan anaknya Rizal (Adit Triyuda) membuka Restoran makanan Konro bernama Konro Daeng Sangkala.

Letaknya tepat berhadapan langsung dengan warung Coto Haji Matto. Menerapkan strategi persaingan bisnis bersama Rustam (Pieter Ell) Konsultan berpengalaman.

Meski sama-sama berbahan dasar daging, lama kelamaan manuver Konro Daeng Sangkala berhasil membuat pelanggan setia warung Haji Matto mulai pindah ke restoran mereka.

Alhasil, Haji Matto tidak terima kini mau tak mau harus ikut berubah seiring persaingan yang makin tidak sehat. Dilansir dari Instagram @cotovskonro film ini mulai tayang Kamis (6/2) di bioskop. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *