Peresmian Sumur Bor di Solondoko
Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, meresmikan operasional sumur bor di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Rabu (3/6).(Dok. Humas Polres)
|

Polres Demak Resmikan Sumur Bor di Solondoko, Hadirkan Akses Air Bersih

DEMAK[BahteraJateng] – Polres Demak meresmikan operasional sumur bor di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur pada Rabu (3/6). Fasilitas air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih pascabanjir akibat jebolnya tanggul di wilayah tersebut.

Peresmian dilakukan Kapolres Demak, Arrizal Samelino Gandasaputra, bersama jajaran Pejabat Utama Polres Demak, Forkopimcam Guntur, Pemerintah Desa Trimulyo, dan masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Ketersediaan air, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung kesehatan, aktivitas ekonomi, dan keberlangsungan kehidupan sehari-hari.

“Air adalah sumber kehidupan. Dari air tumbuh harapan, lahir kesehatan, bergerak roda ekonomi, dan berlangsung kehidupan masyarakat sehari-hari. Ketika akses terhadap air bersih tersedia, kualitas hidup masyarakat akan meningkat,” ujar AKBP Samel.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan nyata di lapangan. Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan upaya menghadirkan manfaat dan harapan bagi warga.

“Peresmian sumur bor ini bukan hanya tentang membangun sebuah fasilitas. Lebih dari itu, ini adalah upaya menghadirkan harapan, kemanfaatan, dan kepedulian bagi masyarakat. Inilah pengabdian yang ingin diwujudkan Polri dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80,” katanya.

Kapolres juga menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada PT Saprotan Utama yang turut berkontribusi dalam pembangunan sumur bor. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Pembangunan sumur bor dimulai pada 28 April 2026 dan selesai pada 13 Mei 2026. Fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun mendukung aktivitas produktif warga.

Salah seorang warga Dukuh Solondoko, Masyitoh (42), mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Polres Demak. Ia mengatakan keberadaan sumur bor sangat membantu masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh air bersih setelah wilayahnya terdampak banjir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Demak atas bantuan sumur bor ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga karena setelah banjir akibat tanggul jebol, kami cukup kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Masyitoh berharap kehadiran sumur bor tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta semakin mempererat kedekatan Polri dengan warga.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *