Semarang Agro Expo 2025 Usung Tema Bertani untuk Masa Depan
SEMARANG[BahteraJateng] – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Pertanian akan menggelar Semarang Agro Expo 2025 pada 12–14 September 2025. Ajang ini bertujuan mempromosikan sekaligus memasarkan produk pertanian, olahan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan khas Kota Semarang.
Tahun ini, Semarang Agro Expo mengusung tema “Bertani untuk Masa Depan, Menjaga Ketahanan Pangan Berkelanjutan.” Tema tersebut menekankan pentingnya meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil pertanian sebagai upaya menjaga ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan yang disiapkan cukup beragam, mulai dari pameran produk segar dan olahan pertanian, peternakan, hingga perikanan.
Selain itu, juga digelar pelatihan empon-empon, lomba Ndongeng Tani untuk siswa SMP, lomba merangkai bucket empon-empon bagi PKK kecamatan se-Kota Semarang, lomba Kelompencapir untuk kelompok tani (KT) dan kelompok wanita tani (KWT), cat fun, talkshow, kontes ternak, kobar tani, serta aneka hiburan dan sarana edukasi pertanian untuk masyarakat umum.

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Shoti’ah, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga wadah edukasi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengembangan sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya pada Jumat (12/9).
Ia menambahkan, Pemkot Semarang ingin menampilkan inovasi dalam olahan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan untuk mendorong peningkatan kualitas sekaligus kuantitas produksi di daerah.
“Selain produk segar, kami ingin mempromosikan inovasi hasil olahan agar mampu bersaing dan memiliki nilai tambah,” tandasnya.
Melalui Semarang Agro Expo 2025, pemerintah berharap terjalin kerja sama lebih erat antara petani, pelaku usaha, UMKM, pelaku agribisnis, dan masyarakat. Ajang ini diharapkan menjadi sarana berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi di bidang pertanian.
“Dengan kolaborasi semua pihak, Semarang bisa semakin tangguh dalam menjaga ketahanan pangan dan mengembangkan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi,” pungkas Shoti’ah.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini dapat diakses melalui akun Instagram resmi Dinas Pertanian Kota Semarang, @dispertan_smg.(sun)

