Bukipet memproduksi pakaian kucing dinilai belum banyak pengusaha membidik segmen ini. Dok Shopee
|

Sukses Bidik Peluang Bikin Pakaian Kucing

JAKARTA [BahteraJateng]- Pebisnis muda Indonesia semakin mengoptimalkan ekosistem digital untuk memperluas jangkauan pasar. Salah satu pelaku usaha lokal Sukses Berkarya Sebelum 30, Asep Ruswandi sukses mengembangkan Bukipet.

Kisah kali ini datang dari UMKM asal Garut memproduksi beragam varian pakaian kucing. Berkat kombinasi riset pasar kuat, inovasi produk, dan mengoptimalkan peluang ekosistem digital Shopee, Bukipet kini menjadi brand lokal terdepan di kategori pakaian hewan peliharaan.


Pemilik Bukipet, Asep Ruswandi mengungkapkan, peluang untuk menghadirkan produk lokal berkualitas sesuai dengan kebutuhan pemilik hewan peliharaan. Saat itu, pilihan pakaian kucing di pasar masih didominasi oleh produk impor, sementara alternatif produk lokal sangat terbatas.
“Untuk itu, Bukipet resmi saya dirikan pada tahun 2020 dengan meluncurkan produk lokal pakaian kucing berkualitas estetik, nyaman, dan fungsional untuk berbagai kebutuhan. Sejak awal berdiri, Shopee selalu menjadi kanal penjualan utama Bukipet, dengan lebih dari 77 persen total penjualannya berasal dari platform Shopee,” kata Pria kelahiran tahun 1999 ini, Senin (24/3).

Konsistensi Bukipet dalam mengikuti rangkaian kampanye belanja tematik Shopee, seperti pada kampanye 12.12 Birthday Sale tahun 2024. Bukipet berhasil mengalami peningkatan transaksi hingga enam kali lipat dibandingkan hari biasa.


Asep Ruswandi telah memiliki visi untuk menjadi pengusaha sejak masih menempuh pendidikan di jurusan Kewirausahaan Universitas Garut. Dia aktif melakukan riset pasar dan mencoba berjualan di platform e-commerce saat masih duduk di semester dua. Dia menilai pakaian hewan peliharaan, khususnya kucing, memiliki permintaan tinggi dengan jumlah pemain masih terbatas. Hal ini berdasarkan hasil analisis kata kunci iklan dan tren pencarian di internet.

Koleksi pakaian Bukipet semakin beragam, mulai dari baju tanpa lengan, gaun, dan hoodie khusus kucing, koleksi musiman seperti baju koko dan baju spesial hari raya. Bukipet juga memperluas inovasi dengan menyediakan pakaian fungsional, seperti baju pasca-operasi dirancang khusus untuk kucing sedang dalam masa pemulihan.

Bukipet secara konsisten meluncurkan 4-5 produk baru setiap bulan untuk memastikan keberlanjutan inovasi produk. Langkah ini guna menyesuaikan dengan tren dan kebutuhan pemilik hewan peliharaan.

“Saya memulai semuanya sendiri, dari merancang hingga menjahit. Setiap produk yang dibuat adalah hasil dari trial and error yang panjang. Namun, saya percaya bahwa dengan konsistensi dan riset tepat, bisnis ini bisa berkembang,” kata dia.

Kini dia bisa membangun tim solid dengan membuka lapangan pekerjaan bagi 30 karyawan. Mulai dari aspek produksi, desain, penjahitan, quality control hingga pemasaran.

Bukipet berhasil berkembang pesat selama empat tahun terakhir berhasil menjadi Penjual nomor satu di kategori pakaian hewan peliharaan di Shopee. Hal ini berkat mengoptimalkan berbagai peluang dihadirkan ekosistem Shopee. Perubahan pola belanja konsumen semakin berorientasi ke pengalaman penuh interaksi mendorong Asep mengoptimalkan fitur interaktif seperti Shopee Live dan Shopee Video. Kedua fitur interaktif tersebut kini menjadi kanal baru untuk mendorong peningkatan penjualan.

Setiap harinya, Bukipet mengadakan tiga sesi live streaming setiap hari, di pagi, sore, dan malam, guna membangun interaksi lebih dekat dengan pelanggan. Selain itu, Bukipet turut memanfaatkan kanal kolaborasi dengan konten kreator melalui program Affiliate Marketing Solution. Strategi ini membantu produk Bukipet dapat dipromosikan oleh para kreator, hingga berhasil memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan konversi penjualan secara signifikan.

Bukipet kini telah merambah pasar internasional melalui Program Ekspor Shopee. Bukipet berhasil membawa produk lokalnya ke beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.

“Ekosistem Shopee sangat berperan penting dalam pertumbuhan Bukipet sejak awal berdiri hingga sekarang, terutama dalam memahami tren pasar dan menjangkau lebih banyak pelanggan,” tambah Asep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *