Ahmad Luthfi
Wagub Jateng Ahmad Luthfi mendampingi Wapres Gibran menebar sebanyak 50.000 benih ikan gurame dan nila hitam di perairan Waduk Rowo Jombor, Rabu (9/7).(Foto Ist)
|

Tingkatkan Perekonomian Warga, Gubernur Jateng dan Gibran Tebar 50 Ribu Benih Ikan di Rowo Jombor

KLATEN[BahteraJateng] – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka didampingi Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin melakukan kunjungan kerja ke Waduk Rowo Jombor, Klaten pada Rabu (9/7).

Dalam kunjungan tersebut, mereka bersama Bupati Klaten menebar sebanyak 50.000 benih ikan gurame dan nila hitam di perairan waduk.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan ikan, mendukung ketahanan pangan, meningkatkan hasil tangkapan nelayan, serta melestarikan keanekaragaman hayati di Waduk Rowo Jombor.

“Ini juga dalam rangka meningkatkan konsumsi ikan dan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.


Ahmad Luthfi
Gubernur Jateng Luthfi dan Wagub Taj Yasin mendampingi Wapres Gibran melakukan kunjungan kerja ke Waduk Rowo Jombor, Klaten, Rabu (9/7).(Foto Ist)

Selain penebaran benih, Wapres Gibran dan rombongan juga meninjau kawasan waduk dan menyapa masyarakat. Dalam kesempatan itu turut dibahas pengembangan sektor pariwisata dan ekowisata di kawasan Rowo Jombor yang memiliki luas sekitar 198 hektare.

Waduk Rowo Jombor nanti akan dibuat event tahunan, termasuk akan dibangun joging track. Harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar waduk,” lanjut Luthfi.

Berdasarkan data Pemprov Jateng, Waduk Rowo Jombor yang awalnya dibangun untuk pengendali banjir dan irigasi, kini menjadi tumpuan mata pencaharian warga.

Sekitar 195 nelayan menggantungkan hidup dari hasil tangkapan ikan air tawar, dengan total produksi mencapai 309,8 ton atau sekitar Rp7,7 miliar pada tahun 2024. Komoditas utamanya antara lain ikan nila dan tawes.

Selain perikanan, kawasan Rowo Jombor juga telah berkembang menjadi destinasi wisata alam, kuliner, dan pemancingan. Pemerintah daerah bahkan telah memasukkan wilayah ini sebagai bagian dari pengembangan Desa Wisata Krakitan.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *