Wabup Semarang Dorong Muslimat NU Jadi Mitra Strategis Program Pemerintah
SEMARANG[BahteraJateng] – Wakil Bupati Semarang, Nur Arifah, mendorong para kader Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) untuk menjadi mitra strategis dalam menyukseskan berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.
Hal tersebut disampaikan Arifah usai menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Ungaran Timur di Masjid Nurul Hadi Al-Hasyimi, kompleks gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ungaran Timur pada Minggu (8/3).

“Muslimat NU ini merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang bersifat keagamaan. Ada delapan program yang kita jalankan,” ujar Arifah yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Semarang.
Ia menjelaskan, Muslimat NU selama ini telah aktif dalam berbagai bidang, di antaranya perlindungan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan. Para kader bahkan telah mendapatkan pendidikan paralegal untuk membantu pendampingan korban.

Selain itu, organisasi tersebut juga berperan dalam peningkatan ekonomi keluarga melalui berbagai pelatihan keterampilan. Salah satunya melalui Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) dengan pelatihan menjahit yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan berbagai pihak lainnya.
“Muslimat NU juga bergerak di bidang kesehatan dengan mendukung program Keluarga Berencana, memberikan layanan kesehatan bagi lansia, serta ikut mencegah stunting,” jelasnya.
Di bidang sosial, lanjut Arifah, Muslimat NU turut membantu pemerintah menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Ungaran Timur, Siti Rochmah, menegaskan komitmen organisasinya untuk mandiri dalam menjalankan berbagai kegiatan.
Menurutnya, sebagian besar kegiatan Muslimat NU di tingkat kecamatan dilaksanakan tanpa mengandalkan proposal bantuan, melainkan dari iuran para pengurus.
Dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tersebut, PAC Muslimat NU Ungaran Timur juga menyalurkan bantuan sosial berupa 100 paket bahan pokok penting (bapokting). Bantuan tersebut dibagikan kepada 10 pimpinan ranting, masing-masing mendapatkan 10 paket.
“Paket ini kami khususkan bagi hafizah dan anggota Muslimat yang kurang mampu. Semua kegiatan ini dilakukan secara mandiri dari iuran pengurus PAC yang jumlahnya sekitar 50 orang,” ujar Rochmah.

