| | |

Kholik Idris: Manfaatkan Teknologi secara Baik & Benar

WONOSOBO[BahteraJateng] – Sekretaris Komisi D DPRD Jawa Tengah Kholik Idris menghimbau masyarakat agar bijak dalam memanfaatkan kemajuan pesat teknologi yang terus menerus berkembang.

“Dalam era globalisasi seperti saat ini masyarakat harus  bisa melakukan pemanfaatan teknologi dalam proses pembangunan. Kemajuan teknologi yang pesat telah mengubah hampir seluruh aspek sendi kehidupan. Revolusi digital telah membawa dampak yang signifikan, baik positif maupun negatif, yang perlu dipahami dengan seksama,” tuturnya di Wonosobo, Selasa pekan lalu.


Tampil mejadi nara sumber dalam kegiatan sosialisasi kebijakan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pemanfaatan Teknologi dalam Proses Pembangunan” yang digelar di Hall New Star Cineplex (NSC) Wonosobo, Kantor Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo, Kholik mewanti-wanti masyarakat untuk selalu bijak dalam memanfaatkan teknologi.

Menurutnya, teknologi digital merujuk pada penggunaan perangkat elektronik dan sistem informasi untuk menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dalam bentuk digital. Hal ini mencakup berbagai perangkat seperti komputer, smartphone, internet, media sosial, dan aplikasi digital lainnya yang memungkinkan semua orang untuk berinteraksi, berkomunikasi dan mengakses informasi dengan lebih cepat, efisien, dan terintegrasi.


Kholik menambahkan, dampak teknologi digital pada kehidupan sehari-hari memang memberikan kemudahan akses informasi, peningkatan produktivitas, perubahan gaya hidup, tantangan pribadi.

“Peran teknologi digital dalam bisnis juga sangat memberi keuntungan seperti efisiensi operasional, inovasi produk dan layanan, jangkauan global hingga pengalaman pelanggan,” tambahnya.

Dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital, lanjut Kholik, ancaman keamanan juga semakin meningkat. Peretas dapat mengakses informasi pribadi, mencuri identitas dan bahkan mengendalikan perangkat elektronik untuk tujuan jahat.

“Karena itu menjaga keamanan siber menjadi tantangan utama di era digital ini, hal inilah merupakan salah satu ancaman kerentanan keamanan yang harus diwaspadai,” ujarnya.

Teknologi digital, menurutnya, memudahkan pengumpulan dan penyebaran data pribadi secara masif. Media sosial, aplikasi dan layanan online dapat melacak serta mengumpulkan informasi sensitif tentang pengguna tanpa sepengetahuan mereka.

“Menjaga privasi menjadi semakin sulit di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan Untuk meminimalkan ancaman keamanan dan privasi, diperlukan langkah-langkah perlindungan yang lebih ketat. Mulai dari penggunaan sandi yang kuat, enkripsi data, hingga kesadaran pengguna akan keamanan siber. Regulasi dan kebijakan yang efektif juga dibutuhkan untuk melindungi hak-hak digital setiap individu,” katanya menutup FGD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *